Kurang Empati dan Selalu Iri, Ini 7 Tanda Gangguan Kepribadian Narsistik
TEMPO.CO | 26/11/2020 20:00
Ilustrasi wanita tersenyum. Freepik.com/Lookstudio
Ilustrasi wanita tersenyum. Freepik.com/Lookstudio

TEMPO.CO, Jakarta - Label narsistik digunakan dengan makna yang lebih luas akhir-akhir ini. Kata ini biasanya merujuk pada siapa pun yang egois, tetapi sebenarnya ini merupakan gangguan kepribadian dengan sifat-sifat tertentu yang membawa efek jangka panjang melemahkan orang-orang yang terlibat.

Jika memiliki pasangan narsistik, biasanya Anda lebih seperti objek yang digunakan dan dimanipulasi untuk memenuhi tujuan atau kebutuhan mereka. Pasangan tidak melihat Anda yang sebenarnya.

Jika pasangan Anda mengidap Narcissistic Personality Disorder (NPD), maka ada beberapa indikator perilaku seperti dikutip dari Parenting Firstcry, Kamis, 26 November 2020.

1. Selalu merasa istimewa

Orang narsistik selalu memproyeksikan citra diri mereka sendiri sebagai orang yang lebih baik dari orang lain. Kisah yang mereka ceritakan diakhiri dengan bagaimana mereka muncul sebagai pahlawan.

Mereka juga akan memberi tahu orang-orang tentang betapa menakjubkannya keluarga mereka. Meskipun itu bisa membuat mereka tampak seperti orang tua yang hebat, mereka benar-benar menempatkan diri mereka di atas tumpuan sebagai landasan keluarga yang luar biasa.

2. Kurang empati

Pada awalnya, Anda terkesima oleh pesonanya, tetapi Anda akan segera menyadari bahwa mereka cetek. Mereka tidak akan memahami maksud dan motivasi orang lain dan bahkan teman dekat.

3. Sulit bersantai

Orang-orang dengan gangguan kepribadian ini biasanya terlihat tidak dewasa dan cenderung berperilaku seperti remaja, bahkan saat berusia paruh baya. Mereka sangat memperhatikan penampilan mereka dan sulit bersantai.

4. Superprioritas

Orang narsisis percaya bahwa mereka tidak tersentuh oleh hukum dan memiliki rasa superioritas. Mereka juga sering memperlakukan orang sesuai kasta sosial. Selain itu, jika orang narsistik menipu Anda maka mereka yakin bahwa selalu ada kata maaf bagi mereka.

5. Cenderung melakukan perlawanan

Jika seseorang didiagnosis psikolog sebagai narsistik, maka dia mungkin menolak menerima karena merasa mengenal diri sendiri lebih baik daripada psikolog. Karena itu, konseling jarang berhasil pada narsistik. Mereka juga akan meremehkan atasan mereka atau siapa pun yang tidak mereka setujui di depan orang lain.

6. Selalu iri

Hati mereka penuh dengan rasa iri pada siapapun yang lebih baik dari mereka. Jika pasangan terus-menerus merendahkan dan merasa tidak mungkin untuk mendukung kesuksesan Anda, itu adalah tanda narsistik yang jelas. Mereka memandang siapa pun yang melakukannya dengan lebih baik sebagai ancaman.

Pasangan narsistik Anda tidak menghargai batasan. Mereka merasa berhak atas apa yang mereka inginkan dan akan menggunakan siapa saja untuk mendapatkannya. Mereka tidak peduli dengan barang, privasi, atau bahkan perasaan Anda.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT