Tips Menyisir Rambut Basah supaya Tidak Mudah Rusak
TEMPO.CO | 14/01/2021 11:50
Ilustrasi menyisir rambut. Shutterstock
Ilustrasi menyisir rambut. Shutterstock

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah keramas, jangan buru-buru menyisir rambut basah. Selain rapuh, pori-pori kulit kepala juga terbuka sehingga lebih sensitif. Akibatnya, rambut mudah mengalami kerusakan, terutama rontok dan patah.  

Tapi kadang-kadang Anda juga perlu menyisir rambut saat masih basah, misalnya saat buru-buru di pagi hari. Nah, untuk mencegah kerusakan, pakar aromaterapi dan kosmetikologi Pooja Nagdev dari India membagikan tipsnya.

1. Gunakan sisir bergigi jarang
Selalu gunakan sisir yang bergigi jarang untuk menyisir rambut basah dengan lembut. Bahkan untuk yang berambut pendek harus menggunakan sisir rambut ini.

2. Tepuk-tepuk rambut setelah keramas
Jangan menyisir rambut yang airnya masih menetes. Gunakan handuk katun lembut untuk membungkus rambut dengan lembut setidaknya selama 5 menit. Ini akan mengembalikan kelembapan rambut. Setelah rambut dikeringkan atau sedikit dikeringkan maka sudah bisa disisir.

3. Keringkan di bawah sinar matahari
Berjemur di bawah sinar matahari tepat setelah mengeringkan rambut dengan handuk juga sangat bermanfaat. Khusus untuk rambut panjang, gunakan pengering jika sedang terburu-buru berangkat.

4. Oleskan serum setelah keramas
Terakhir, gunakan serum yang bagus di ujung rambut untuk mengurai rambut. Serum harus dioleskan dari tengah ke ujung rambut. Serum juga bisa mengurangi rambut keriting dan menutrisi. Gunakan serum rambut untuk menutup pori-pori dilanjutkan dengan sisir bergigi jarang untuk merapikan.

Bagi yang memiliki rambut keriting sebaiknya menghindari penggunaan sisir pada rambut basah. Untuk mengurainya, gunakan telapak tangan mereka setelah mengoleskan serum rambut dan biarkan mengering secara alami.

PINK VILLA

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT