Mengenal Dua Jenis Rambut Rontok, Begini Langkah Sederhana Merawatnya
TEMPO.CO | 10/02/2021 18:35
Ilustrasi rambut rontok. Blic.rs
Ilustrasi rambut rontok. Blic.rs

TEMPO.CO, Jakarta -  Isu rambut rontok merupakan salah satu isu perawatan yang banyak dicari pada 2020. Jumlah pencariannya empat kali lebih populer dibandingkan isu rambut rusak karena pewarnaan, dan 50 persen pencarian kategori beauty teratas di Google dan YouTube berfokus pada kata kunci hair fall dan hair growth.

Namun apakah Anda tahu bahwa isu rambut rontok terbagi menjadi dua kategori, yaitu hair loss, rambut tak tumbuh dan hair fall.

Menurut Sitoresmi, Senior Education Manager, Kérastase Indonesia dalam siaran pers, Rabu, 10 Februari 2021, perbedaan paling sederhana yang dapat segera terlihat adalah dengan mengamati bagaimana kerontokan tersebut terjadi.

"Jika helai rambut lepas pada saat proses keramas, ketika disisir, atau dikeringkan dengan handuk, maka itu termasuk hair fall. Sedangkan, hair loss terjadi apabila helai rambut banyak ditemukan lepas di bantal ketika bangun tidur. Kérastase pun mencatat bahwa sebetulnya banyak faktor internal dan eksternal yang dapat mempercepat kerontokan rambut," kata Sitoresmi.

Hair fall adalah manifestasi dari pikiran (internal) dan lingkungan sekitar (eksternal). Hal-hal seperti stres akut, perubahan hormonal, dan pola diet ekstrem adalah faktor internal yang menentukan kesehatan akar rambut.

Baca juga: Bosan Cat Rambut, Saatnya Menumbuhkan Rambut dengan 4 Tips Sehat Ini

Kemudian, lingkungan udara panas dan berpolusi tinggi, serta kebiasaan menata rambut dengan alat hair-styling panas menjadi faktor eksternal yang sudah sangat sering dirasakan oleh wanita urban yang dinamis dan ambisius.

Sedangkan kondisi hair loss adalah hasil dari pengerasan kolagen yang terjadi pada lapisan kulit kepala.

Terkait isu hair fall, Sitoresmi bagikan tiga langkah perawatan rambut sederhana untuk mengurangi kerontokan. 

• Atur pola makan dengan mengonsumsi makanan sehat, kaya nutrisi dan bergizi seimbang untuk mendapatkan akar rambut yang kuat dan mencegah kerontokan rambut diluar siklus normalnya. Makanan seperti daging, ikan, kacang-kacangan, buah, dan sayuran hijau, penting untuk dimasukkan ke dalam agenda santapan sehari-hari. Untuk melengkapi pertumbuhan rambut, pertimbangkan untuk mengonsumsi multivitamin, seperti biotin, vitamin D, A & B, serta beta-karoten.

• Hindari stres karena stres mengganggu siklus pertumbuhan rambut. Manjakan diri dengan olahraga teratur, meditasi, yoga, serta ke salon favorit untuk perawatan diri.

• Perawatan kulit kepala dan batang rambut dengan produk yang tepat secara rutin di salon dan di rumah, selalu gunakan produk perlindungan alat hair-styling panas sebelum melakukan penataan rambut (blow-dry, curly, catok), tambahkan rangkaian perawatan rambut dengan conditioner, masker dan serum untuk hasil rambut terbaik.

"Hindari hair fall dengan menerapkan tiga langkah termudah. Dimulai dengan keramas, kemudian rawat dan perkuat dengan nutrisi, lalu rawat intensif dengan serum," kata Sitoresmi.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT