Libur Imlek: Malioboro, Pecinan, dan Pusat Bakpia Yogyakarta Sepi
TEMPO.CO | 13/02/2021 05:23
Suasana Jalan Malioboro Yogyakarta saat libur Imlek pada Jumat petang, 12 Februari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono
Suasana Jalan Malioboro Yogyakarta saat libur Imlek pada Jumat petang, 12 Februari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Suasana kawasan Malioboro Yogyakarta dan sejumlah titik di sekitarnya tampak sepi di hari Imlek, Jumat 12 Februari 2021. Pantauan Tempo hingga Jumat petang, kondisi jalanan di jantung wisata Yogyakarta itu tak jauh berbeda dengan hari-hari sebelumnya, meski kendaraan dari luar daerah tampak berseliweran.

Jalanan cukup ramai, namun arus lalu lintas tak sampai padat merayap apalagi macet total seperti pemandangan yang lazim terjadi saat libur panjang sebelum pandemi Covid-19. Selama libur Imlek pada Jumat sampai Minggu, 12 - 14 Februari 2021, tidak ada penerapan bebas kendaraan bermotor di kawasan Malioboro.

Di hari Imlek, kampung pecinan Ketandan yang masuk dalam ruas kawasan Malioboro juga tampak sunyi. Beberapa kendaraan dengan pelat nomor dari wilayah Jawa Tengah terparkir di sepanjang pinggir jalan kampung itu. Pertokoan di sekitarnya juga tetap beroperasi, namun terlihat sepi.

Suasana kampung pecinan Ketandan, Yogyakarta, saat libur Imlek, Jumat petang 12 Februari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Susana yang sama terasa di pusat oleh-oleh dan perajin bakpia patuk di sisi barat Malioboro. Biasanya bus-bus pariwisata dan kendaraan pribadi wisatawan berjejer di badan jalan. Tukang parkir, tukang becak, delman, pelayan toko, wisatawan, semua sibuk dengan kegiatan masing-masing. Tapi itu dulu, sebelum pagebluk masuk.

Dalam masa libur Imlek 2021, sentra oleh-oleh di Kota Yogyakarta ini sepi kendati masih ada toko yang buka. Bus-bus wisata dari luar Yogya terparkir di kawasan parkir Panembahan Senopati atau dekat kawasan Titik Nol Kilometer. Sementara kawasan parkir Ngabean dan Abu Bakar Ali tampak lengang dari bus wisata.

Selama libur Imlek, pemerintah Yogyakarta merazia pengendara yang berlalu-lalang di kawasan wisata. Petugas Kepolisian Resor Kota Yogyakarta memeriksa identitas mereka dan yang berasal dari luar Yogyakarta harus menunjukkan hasil rapid test antigen. Pemeriksaan secara acak itu berlangsung di Jalan Abu Bakar Ali dan berlaku bagi pengendara yang hendak masuk kawasan Jalan Malioboro.

Suasana kawasan pusat oleh-oleh Kampung Bakpia Patuk Yogyakarta saat libur Imlek pada Jumat petang, 12 Februari 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Kota Yogyakarta, Komisaris Imam Bukhori mengatakan, petugas menyediakan layanan rapid test antigen bagi pengendara yang belum membawa hasil tes Covid-19. "Selama libur Imlek, kami membuat pos pengamanan long weekend dan pemeriksaan diprioritaskan bagi pengendara dari luar Yogyakarta," kata Imam Bukhori.

Dalam pemeriksaan acak itu tersedia 300 pak rapid test antigen untuk tiga hari ini. Kepolisian memilih metode pengecekan acak agar tidak terjadi penumpukan kendaraan. "Jika ada wisatawan yang hasil rapid test antigen positif maka petugas kesehatan akan membawanya ke layanan kesehatan terdekat," katanya.

Sepanjang Jumat, 12 Februari 2021, tak kurang dari 30 wisatawan di sekitar Malioboro Yogyakarta yang menjalani rapid test antigen. Semua hasil rapid test antigen mereka negatif.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT