Bayi Baru Lahir, Ibu Sebaiknya Melarang Orang lain Menciumnya
TEMPO.CO | 14/02/2021 09:30
ilustrasi bayi. Unsplash.com/Hélder Almeida
ilustrasi bayi. Unsplash.com/Hélder Almeida

TEMPO.CO, Jakarta - Bayi itu menggemaskan dan hampir semua orang tertarik padanya. Kaki mungil, senyuman manis, pipi tembem, sulit untuk tidak memeluknya atau memberi kecupan kecil di pipi. Berciuman hanyalah cara untuk menunjukkan kasih sayang dan sepertinya tidak ada salahnya. Tetapi jika Anda adalah orang tua dari bayi yang baru lahir, sebaiknya Anda melarang orang lain melakukannya.

Memberitahu semua orang untuk tidak mencium bayi Anda mungkin tampak tak biasa di budaya kita, tetapi percayalah pada ada alasan yang sangat bagus untuk melakukannya. Tidak hanya orang luar, bahkan Anda atau pasangan pun tidak boleh melakukannya demi keselamatan si kecil.

Bayi baru lahir memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sehingga sangat penting untuk merawatnya dalam beberapa minggu pertama. Paparan virus dan bakteri jenis apa pun dapat membahayakan nyawanya. Selalu dikatakan bahwa seseorang harus mencuci tangan dengan baik sebelum menyentuh anak-anak karena tangan kita adalah rumah bagi ribuan patogen. Demikian pula, bahkan wajah kita ditutupi dengan ribuan organisme mikroskopis dan saat kita berciuman, patogen ini berpindah ke kulit si kecil.

Melansir laman Times of India, bayi sangat rentan terhadap HSV-1, yang lebih dikenal sebagai Virus Herpes Simplex. Virus ini menyebabkan luka di sekitar mulut dan bibir pada orang dewasa. Kadang-kadang mereka bahkan tidak menunjukkan gejala tertentu pada orang dewasa tetapi dapat berakibat fatal bagi bayi. Beberapa orang mungkin mengalami luka dingin di sekitar bibir mereka, atau hanya mulai memanifestasikannya, dan berciuman dapat menularkan virus ke orang lain.

Diperkirakan pada usia 40 tahun, lebih dari 90 persen orang telah terpapar virus khusus ini dan dapat menyebar ke bayi yang baru lahir. Bahkan jika seseorang yang terinfeksi virus menyentuh tangan bayi dan kemudian bayi menyentuh mata, hidung, atau mulutnya, virus tersebut dapat mencapai selaput lendir, yang menyebabkan infeksi. Karena sistem kekebalan yang lemah, virus berkembang biak dengan cepat, menyebabkan peradangan di otak dan sumsum tulang belakang.

Baca juga: Kenali 5 Tanda dan Gejala Covid-19 yang Tidak Biasa pada Bayi

Beberapa bulan pertama sangat sulit bagi bayi dan orang tua perlu ekstra hati-hati di sekitar mereka. Siapapun yang sakit harus menjauh dari mereka. Bahkan jika seseorang ingin menyentuhnya atau menggendongnya, mereka harus mencuci tangan terlebih dahulu dengan benar. Membersihkan tangan dengan pembersih juga merupakan cara yang efektif. Selain itu di bulan-bulan awal, hindari mengajak anak Anda ke tempat keramaian dan jangan biarkan terlalu banyak tamu di rumah Anda.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT