Kategori Orang yang Boleh dan Tidak Diberi Vaksin Covid-19
TEMPO.CO | 15/02/2021 08:39
Ilustrasi vaksin Covid-19. REUTERS/Pascal Rossignol
Ilustrasi vaksin Covid-19. REUTERS/Pascal Rossignol

TEMPO.CO, Jakarta - Siapa saja yang akan mendapatkan vaksin Covid-19 sudah ditetapkan sejak awal. Untuk tahap pertama, vaksinasi diprioritaskan untuk tenaga kesehatan guna menjaga garda depan kesehatan dalam penanggulangan pandemi Covid-19.

Siapa lagi yang bisa vaksinasi Covid-19 tersebut berdasarkan kategori yang layak? Dikutip dari akun instagram dokter umum kandidat PhD bidang Sains Medis di Universitas Kobe, Adam Prabata, berikut penjelasannya.

Dewasa (18-59 tahun)
Orang yang bisa mendapatkan vaksin Covid-19 berusia minimal 18 tahun dan lansia sudah boleh diberikan vaksin kecucali memiliki tiga dari lima poin berikut:

-Kesulitan untuk naik 10 anak tangga.
-Sering merasa kelelahan.
-Memiliki lima atau lebih dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronis, serangan jantung, gagal jantung kongestif, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal).
-Kesulitan berjalan kira-kira 100-200 meter.
-Mengalami penurunan berat badan cukup besar dalam setahun terakhir.
-Ibu menyusui
-Orang yang pernah terkena Covid-19 minimal 3 bulan sejak terkonfirmasi.
-Memiliki penyakit paru asma PPOK dapat diberikan dalam kondisi terkontrol atau tidak sesak.
-Penderita HIV dapat diberikan vaksin dalam keadaan terkontrol dan minum obat teratur.
-Penderita epilepsi dapat disuntik vaksin dalam keadaan terkontrol.
-Penderita diabetes melitus juga dapat disuntik vaksin jika kondisinya terkontrol atau sedang minum obat diabetes teratur.

Sementara, kategori berikut ini belum layak disuntik vaksin Covid-19:
-Ibu hamil vaksinasi ditunda hingga melahirkan.
-Mereka yang baru vaksin lain kurang dari 1 bulan ke belakang ditunda vaksinasinya.
-Kontak dengan pasien positif Covid-19, terkonfirmasi, atau dalam perawatan dalam 14 hari terakhir, jika ada gejala vaksin ditunda 14 hari setelah gejala muncul. Jika tidak ada gejala vaksin boleh diberikan.
-Jika suhu 37,5 derajat ditunda hingga turun.
-Tekanan darah di atas 180/110 mmHg diulang 30-60 menit, jika masih tinggi ditunda.
-Penyakit jantung
-Penyakit ginjal kronis atau cuci darah
-Penyakit hati atau liver
-Penderita kanker dan sedang dalam pengobatan.
-Mendapatkan pengobatan untuk pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfusi maka vaksin ditunda dan dirujuk.

 Baca juga: Cara Mengurangi Efek Samping Vaksin COVID-19 Menurut Dokter


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT