Jam Tangan Gaya Eklektik dari Gucci untuk Segala Usia
TEMPO.CO | 26/08/2018 12:59
Arloji Gucci (dmarge.com-bisnis.com)
Arloji Gucci (dmarge.com-bisnis.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah hampir satu abad merintis desain di kancah mode mewah, kini Gucci menawarkan desain menawan yang dikandung dari pemikiran Direktur Kreatif Alessandro Michele melalui lini jam tangannya.

Baca juga: Tissot Hadirkan 4 Jam Tangan Edisi Asian Games 2018

Gucci bukan sekadar brand mewah yang memproduksi fashion busana dan tas dengan bahan berkualitas. Sejak 1970-an silam, Gucci memberanikan diri merambah produksi pada lini jam tangan. Usahanya patut diacungi jempol. karena kini produk jam tangan telah mendunia dan selalu dinanti.

Di bawah tangan dingin Michele, brand asal Itali tersebut sukses membuat penggemar mode terpukau dengan karya-karyanya yang bold dan estetis.

Meski banyak perubahan yang terjadi pada Gucci sejak kepemimpinan Michele pada 2015 silam, namun DNA ikonis Gucci tetap terpatri pada label. Gucci juga sukses menggaet pasar di segala usia, mulai dari orang tua, profesional muda, hingga generasi milenial.
Arloji Gucci (dmarge.com-bisnis.com)
Gaya desain eklektik nan unik sering kali ditampakkan oleh brand jetset Gucci. Gaya eklektik merupakan beberapa campuran gaya desain dari beberapa periode waktu yang berbeda namun dikombinasikan menjadi satu. Seperti gaya klasik, modern, kontemporer, tradisional dikombinasikan dalam satu desain.

Melalui lini jam tangan, kini Gucci menawarkan desain teranyar yang mencakup dua model berbeda dalam lima warna. Hal itu dimaksudkan untuk menangkap esensi dari pembuatan jam tangan sembari mendorong batas mode modern.

Dibuat untuk penggemar jam tangan mode tradisional, arloji baru Eryx hadir dengan sentuhan elegan, sikap, dan fungsionalitas dalam sebuah game. Versi pertama dilengkapi dengan casing baja tahan karat berdiameter 40 mm yang dilengkapi dengan dial perak guilloché yang mencolok. Kombinasi warna dinamis ini dipasangkan dengan tali kulit hitam lengkap dengan gesper ardillon klasik.

Versi kedua, susunan Eryx bahkan lebih dinamis dalam estetikanya. Model Eryx khusus ini ditampakkan dalam arloji berdiameter 40 mm. Pada desain ini, Gucci mengganti menjadi warna perak dari warna emas kuning. Tak hanya itu desain dial juga telah didesain ulang dengan wajah jam tangan yang tidak memiliki penanda angka. Versi ini sangat cocok digunakan untuk pertemuan formal.

Baca juga: Ada Apa Antara Gucci, Momo Geisha dan Ibunda Victoria Beckham?

Lebih unik, Gucci menampilkan tiga desain jam tangan G-Timeless Garden Le Marché des Merveilles. Desain unik tersebut akan semakin memperkuat karakteristik pribadi pemakainya. Tiga desain jam tangan dibalut dalam case baja berdiameter 38 mm, dengan bezel dan stud sebagai penanda pada dial. Desain tanpa batas hadir dengan warna dial disertai dengan kepala ular yang mengalir hingga ke tali kulit berwarna lembut dengan tubuh ular khas Gucci.

Jam tangan model pink menunjukkan keluwesan gender dalam tren mode modern dengan mekanisme internal yang sama, dipasangkan dengan dial berwarna merah muda pastel dengan kepala ular yang dicetak menyambung hingga tali kulit. Sementara itu, Timeless hitam mengambil pendekatan yang lebih gelap, namun dibuat dengan konsep yang sama.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT