Kediri Scooter Festival, Ajang Kumpul Penggemar Vespa
TEMPO.CO | 28/08/2018 17:36
Lambretta V Special. Sumber: drivespark.com
Lambretta V Special. Sumber: drivespark.com

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap tahun, masyarakat Indonesia terkhusus para pecinta vespa merayakan kecintaan mereka terhadap skuter vespa Italia yang ikonik dalam sebuah festival vespa: Kediri Scooter Festival 2018. Dilansir dari Reuters, Selasa 28 Agustus 2018, ratusan penggemar vespa di Kediri memamerkan kreasi mereka di festival yang telah berlangsung pada awal Agustus itu.

Baca: Pemesanan Vespa Elettrica Dibuka Oktober, Harga Kelas High End

Banyak yang memamerkan vespa antik yang dimodifikasi hingga bergaya Mad Max yang dilengkapi dengan senapan mesin palsu, selusin ban ekstra, dan mainan boneka menakutkan sebagai ornamen. Ada pula jenis vespa extreme yang didesain menyerupai sepeda monster metalik dari dystopia Hollywood.

Peded, seorang kakek berusia 43 tahun yang telah memodifikasi vespanya sejak 1990-an mengatakan bahwa dirinya menyukai skuternya untuk “menceritakan sebuah kisah”. “Saya suka menghias Vespa hingga extreme, tetapi saya tidak suka menggunakan sampah,” kata Peded yang memiliki Vespa dengan tanduk kerbau di depannya, menggambarkan suku Tanah Toraja, Sulawesi.

Baca: Dijual Rp 42,5 Juta, Begini Spesifikasi Vespa Sprint Carbon

Untuk mengikuti kompetisi di festival ini, setiap kendaraan harus disesuaikan dengan mesin vespa dengan mempertahankan ikon merek, yakni bagian depan skuter yang melengkung. Mereka menghias vespa sesuai dengan kemampuan serta anggaran yang dimiliki masing-masing. Ada banyak pula yang hanya mampu membeli besi bekas atau bahan bekas pakai yang ditemukan di tempat barang rongsokan.

Bajaj Chetak menjadi model skuter lawas buatan pabrikan India mirip dengan Piaggio Vespa PX. Sumber: drivespark.com

Festival yang berlangsung untuk ketiga kalinya ini merupakan salah satu dari beberapa yang diadakan di seluruh negeri. Para penggemar sekaligus peserta festival vespa ini menarik perhatian penduduk sekitar karena desain vespa yang terkesan rumit.

Festival yang karismatik ini dijadikan sebuah pertemuan para pecinta vespa untuk bersenang-senang. "Kami independen, tetapi kami berkumpul seperti komunitas," kata Julia Ningsih (19).

Baca: Vespa Primavera Yacht Club Dijual Rp 42 Juta, Ini Kelebihannya

Vespa extreme, kita tetap bersama. Jika kami kesulitan di jalan, mereka akan menunggu dan membantu kami sampai kami bisa naik lagi," tambahnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT