Alpukat Tak Boleh Dicampur Susu Kental Manis? Ini Kata Ahli
TEMPO.CO | 08/09/2018 13:30
alpokat dan pisang (twenty20.com)
alpokat dan pisang (twenty20.com)

TEMPO.CO, Jakarta - Alpukat mengandung segudang manfaat bagi kesehatan, termasuk untuk ibu hamil, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga meredakan depresi.

Baca juga: Masih Liburan? Gunakan 5 Jenis Pelembap Alami Kulit di Dapur Anda 

Hanya saja, ada kebiasaan yang menyebabkan konsumsi alpukat justru berujung bencana yaitu merusak kesehatan kita. Salah satunya saat menambahkan susu kental manis ke dalam jus alpukat.

"Alpukat boleh sebagai camilan. Jeleknya kalau dikasih susu kental manis, kandungan gulanya tinggi. Kalau terlalu manis gula darah bisa naik," ujar dokter spesialis obestetri dan ginekologi dari Morula IVF Indonesia, dr. Merry Amelya, SpOG di sela gelaran "Fertility Science Week" yang diselenggarakan Morula IVF Indonesia di Jakarta, Jumat, 8 September 2018.
Susu kental manis. Finecooking.com
 Jika ibu hamil memiliki kadar gula yang tinggi, maka janin yang dia kandung juga memiliki kondisi serupa, akibatnya bayi akan terlahir sangat besar. Inilah yang mencetuskan bayi raksasa.

Merry menyarankan para ibu hamil mengkonsumsi langsung alpukat, atau tanpa harus dibuat jus dan semacamnya.

"Makan langsung saja. Toh sekarang alpukat bagus-bagus, yang hijau-hijaunya baik. Jangan lupa juga konsumsi protein tinggi, sayur-mayur, ditambah susu dan asam folat," kata dia.

Baca juga: Intip 4 Makanan yang Terbukti Bisa Menurunkan Kolesterol Jahat

Selain membantu mengurangi gejala depresi, alpukat juga ampuh mampu melawan munculnya sindrom metabolik, yang termasuk dalam kelompok faktor risiko gula darah tinggi, kolesterol, tekanan darah tinggi, dan meningkatnya indeks massa tubuh. Faktor - faktor risiko ini bahkan meningkatkan risiko munculnya diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular, menurut sebuah tinjauan Phytotherapy Research seperti dilansir Science Daily.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT