Pemkot Jayapura Minta Tarif Kamar Hotel Tidak Naik Saat PON Papua
JUBI.CO.ID | 17/04/2021 22:04
Pemkot Jayapura Minta Tarif Kamar Hotel Tidak Naik Saat PON Papua
Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Provinsi Papua minta pengelola hotel agar tidak menaikkan tarif kamar saat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional di Papua yang akan digelar pada Oktober 2021.

“Yang saya khawatir nanti tamu-tamu kita akan mengeluh, kenapa harga sewa kamar di daerah kami murah, sedangkan di Kota Jayapura mahal. Ini tidak boleh terjadi,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, di Kantor Wali Kota Jayapura, Jumat (16/4/2021).

Tomi Mano mengakui momen PON menjadi angin segar bagi para pelaku usaha, salah satunya di sektor perhotelan, untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya, karena banyaknya tamu yang akan datang ke Papua, khususnya ke Jayapura, baik atlet, ofisial, dan tamu yang akan menonton pertandingan.

“Memang inilah saatnya (PON) untuk mencari keuntungan, tapi saya minta jaga nama baik Kota Jayapura. Kalau bisa harga sewa kamar tetap, tidak naik saat PON,” ujar Tomi Mano.

Tomi Mano berharap agar pengelola hotel di ibukota Provinsi Papua ini, memberikan tarif sewa sesuai yang diberlakukan setiap hotel, namun dengan harga terjangkau sehingga tidak memberatkan pengunjung.

“Ini mohon diperhatikan. Kalau terpaksa menaikkan harga sewa kamar harus ada alasannya menaikkan tarif sewa, dan sampaikan kepada saya alasannya itu supaya sama-sama dicarikan solusinya,” ujar Tomi Mano.

Sementara, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia atau BPD PHRI Papua, Syahrir Hasan, mengimbau kepada pengelola hotel agar tidak ada perang harga saat pelaksaan PON Papua.

“Artinya, saat PON setiap hotel berlomba-lomba menaikkan harga sewa kamar dengan beragam, mulai dari pemberian promo dan paket,” ujar Syahrir.

Dikatakan Syahrir, meski tingkat hunian yang meninggi saat pelaksaan PON khususnya di Kota Jayapura, namun tidak ada perang harga dari setiap hotel.

“Kami harus rapatkan lagi dengan setiap pengelola hotel agar satu suara. Tarif sewa kamar saat ini mulai Rp550 ribu hingga Rp750 ribu,” ujar Syahrir.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Matias B. Mano, mengatakan berdasarkan data sementara jumlah kamar yang tersedia untuk 4.761 atlet dan ofisial, sebanyak 1.000 lebih kamar.

“Ada 77 hotel di Kota Jayapura. Hotel yang beroperasi ada 69, yang tidak beroperasi 7 hotel,” ujar Matias Mano.

Dikatakan Matias Mano, dari jumlah hotel tersebut belum bisa ditetapkan hotel mana saja yang akan digunakan, begitu juga dengan kepastian jumlah kamar, karena catatan data sementara masih berdekatan dengan venue dan tempat tingggal atlet dan ofisial.

“Hotel bintang 4 ada 5 dengan jumlah kamar sebanyak 542, hotel bintang 3 ada 8 dengan jumlah kamar 574, hotel bintang 2 ada 2 dengan jumlah kamar ada 137. Kami akan berkoordinasi lagi dengan PB PON terkait jumlah hotel dan kamar yang akan dipakai,” ujar Matias Mano.

jubi.co.id


BERITA TERKAIT