Solo Tak Lagi Bolehkan Isolasi Mandiri, Semua Pasien Covid-19 Meski Tak Bergejala Akan di Jemput ke Donohudan
JOGLOSEMARNEWS.COM | 18/05/2021 18:56
Solo Tak Lagi Bolehkan Isolasi Mandiri, Semua Pasien Covid-19 Meski Tak Bergejala Akan di Jemput ke Donohudan
Kata "COVID-19" tercermin dalam setetes jarum suntik dalam ilustrasi yang diambil pada 9 November 2020. [REUTERS / Dado Ruvic / Ilustrasi]

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tidak lagi memberlakukan kebijakan isolasi mandiri bagi pasien positif covid-19. Hal itu berlaku mulai Senin (17/5/2021).

Ketua Pelaksana Harian Satgas Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan, pasien positif covid-19 meskipun tidak bergejala tidak boleh lagi melakukan isolasi mandiri. Hal itu merupakan hasil rapat koordinasi penanganan covid-19 yang digelar Senin (17/5/2021).

“Gak boleh lagi isolasi mandiri. Kebijakan ini diambil karena penyebaran covid-19 yang terjadi akibat tidak disiplinnya pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah-rumah. Dan mayoritas yang isolasi mandiri, ekor kasusnya banyak,” paparnya.

Ahyani menambahkan, kebijakan isolasi mandiri tidak lagi diterapkan untuk menjaga penyebaran covid-19 tidak lagi masif. Saat ini, terhitung 204 warga Solo tengah menjalani isolasi mandiri.

“Kita evaluasi penanganannya, ekor dari kasus isolasi mandiri ini tidak pernah selesai-selesai,” imbuhnya.

Terkait dengan pasien positif covid-19 yang tengah menjalani isolasi mandiri saat ini, Ahyani menambahkan, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menjemput mereka dan dikirim ke Asrama Haji Donohudan.

“Nanti dijemput kerjasama dengan Puskesmas-puskesmas. Karena yang bisa mengantar dan mengirim pasien tanpa gejala ke Donohudan kan atas rekomendasi puskesmas,” tukasnya.

joglosemarnews.com


BERITA TERKAIT