Solo Batik Fashion 13 Siap Digelar, Ajang Tampil UKM Gerakkan Roda Ekonomi Pascapandemi
JOGLOSEMARNEWS.COM | 28/11/2021 12:16
Solo Batik Fashion 13 Siap Digelar, Ajang Tampil UKM Gerakkan Roda Ekonomi Pascapandemi

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Perhelatan fashion batik bertajuk Solo Batik Fashion 13 siap menyapa warga Solo dan sekitarnya. Gelaran ini mengangkat “batik tulis” sebagai materi utama dalam pembuatan karya busana fashion.

Kota Solo dipercaya menjadi tuan rumah acara akbar yang kerap disingkat SBF itu. Kali ini, SBF 13 akan diselenggarakan selama empat hari yang dimulai Minggu, 5 Desember 2021 mendatang.

Mengusung tema “Kemewahan Untuk Dunia” atau “Luxury For The World”, ajang ini bertujuan untuk membangkitkan roda perekonomian UKM di Solo. Gelaran tersebut dapat menjadi gebrakan dunia batik agar kembali berdiri kuat pasca adanya pandemi Covid-19.

Satu pekan jelang perhelatan, Dinas Pariwisata Pemerintah Kota Solo beserta pihak panitia telah matang mempersiapkan rangkaian acara yang akan mendukung berjalannya SBF 13. Hal tersebut disampaikan pada jumpa pers di Rumah Dinas Wali Kota Surakarta Loji Gandrung, Sabtu (27/11/2021).

Dalam rilis yang diterima JOGLOSEMARNEWS.COM , Ketua Umum SBF 13, Owens Joe, menyebutkan seremoni pembukaan akan melibatkan Wali Kota Solo bersama istri. Sebagai penanda dimulainya acara, mereka mendapatkan kesempatan istimewa untuk membatik motif SBF dengan menorehkan angka 13.

“Pelaksanaan SBF 13 diawali dengan Pameran Luxury Batik Indonesia dan Lomba Pemilihan Putra-Putri Solo Batik Fashion,” ungkap Owens.

Kain batik siap dipamerkan ke publik dengan nama motif “Cinta SBF 13”. Selanjutnya, parade 13 desainer yang membangun pesona Luxury For The World akan memanjakan para pengunjung yang hadir.

Selain itu, terdapat pula Live-Time Achiefment Go Tik Swan, Sang Panembahan Hardjonagoro dengan 10 kain eksklusif yang memiliki nilai fantastis sebesar 10 juta per itemnya. Acara dilanjutkan dengan Fashion Show Maestro Keroncong Indonesia bersama Batik Walangkekek karya Ibu HJ. Waldjinah sebanyak 8 baju.

Pengunjung akan disuguhkan 13 stand Luxury Wastra Batik Solo dan 1 stand Galeri Batik. Stand diisi pengusaha batik berkualitas tinggi dengan prestasi terbaik yakni Mutiara Batik, Batik Dewi Arum, Adibusana Batik, Sendra Batik, Wulanik Batik, dan masih banyak lagi.

Sejumlah UKM terpilih di Solo akan tampil di show sore dan malam hari. Mereka antara lain yaitu IKAPERSATA, APPMI JATENG, APPMI JATIM, APPMI JOGJA, dan daerah lainnya. Menariknya, show anak juga menjadi salah satu rangkaian acara dalam SBF 13.

Total desainer yang melenggang ke perhelatan istimewa ini berjumlah 55 pihak. Inilah deretan desainer yang akan memeriahkan SBF 13 tahun 2021.

Baca Juga : Terkait Hasil Diskusi Pemkot Solo Soal Lahan Sriwedari, Ahli Waris: Secara Hukum Keputusan Presidenpun Tak Bisa Batalkan Putusan Pengadilan
– Dari Solo : Owens Joe, Djongko Raharjo, Rorry Wardana, Joko SSP, Joko Widiarto, Uzy Fauziah, Tuty Adib, Robin Karebet, Ucok M Sirait, Astuti Kharisma dan Bella Quarta, Thea Adjeng, Sidiq Abdulah, Budi Hans, dll.

– Dari Jogja : Sugeng Waskito, Vitalia Pamoengkas, Zam Warir, Tari Made by Sakamade Boutique, Dadag Koedarto, Brahm Italia, Ani Seto, Juve, Anis, Dariel Gunawan, dan Ndalem AW.

– Dari Jawa Timur : Likur Atelier, Zriel Clothing, Meiti Hanna.

– Daerah lain : Ratu Geisha dari Sulawesi Tengah, Identix Batik Semarang, Adibusana Sukoharjo, Rizkya Batik Jakarta, Batik Kembar Masaran, Suci Alya Sragen, dan Galeri Batik Owens Joe.

SBF 13 tahun ini juga mempersembahkan Tari Gambyong Pareanom dengan jumlah 13 penari. Penampilan spesial ini akan dibawakan perwakilan dari ISI SURAKARTA.

Tak diragukan lagi, Solo sebagai salah satu sentral tradisi di Indonesia memang kaya akan kekuatan sejarahnya. Kota Budaya ini berkontribusi terhadap pengembangan dan pelestarian batik yang menjadi peninggalan adilihung bangsa. Batik telah dijadikan ageman para raja dan lingkungan kraton di Surakarta sejak zaman Mataram Kuno.

joglosemarnews.com


BERITA TERKAIT