Kasus Covid di Yogyakarta Tak Kunjung Turun, Ahli Sarankan Restriksi Mobilitas Luas
KRJOGJA.COM | 24/06/2021 19:55
Kasus Covid di Yogyakarta Tak Kunjung Turun, Ahli Sarankan Restriksi Mobilitas Luas
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sleman memantau pelaksaan vaksinasi Covid-19 untuk pelaku usaha pariwisata dari kalangan hotel dan restoran di Hotel Marriott Yogyakarta, Senin 21 Juni 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

YOGYA, KRJOGJA.com – Kasus Covid-19 aktif di DIY berdasar data Satgas Covid-19 Bidang Kesehatan mencapai angka 7.397 pada Kamis (24/6/2021). Kasus harian pun terus memecahkan rekor dengan catatan 791 hari ini, dengan ketersediaan ruang perawatan yang kian berkurang.

Hal ini menimbulkan keprihatinan dan harus segera diatasi oleh Pemda DIY sebagai pemangku kebijakan. Di satu sisi, masalah kesehatan penting namun tak menutup mata bahwa perekonomian harus tetap berjalan.

Dari sisi kesehatan, epidemolog UGM, dr Riris Andono Ahmad meminta Pemda DIY segera melakukan langkah strategis untuk mengendalikan penyebaran virus. Riris meminta pemerintah melakukan restriksi mobilitas skala luas dengan tidak lagi berdasar zona RT seperti yang saat ini dilakukan.

“Restriksi mobilitas skala luas tidak berdasarkan RT selama 3 minggu ke depan. Kemudian dilakukan pembuatan dan pengaktifan shelter komunitas bagi mereka yang butuh isoman dengan gejala ringan agar mengurangi tekanan sistem kesehatan,” ungkap Riris.

Di sisi lain, Riris juga mengingatkan masyarakat untuk bergotong-royong melaksanakan Jaga Warga baik dalam pengawasan protokol kesehatan maupun saling bantu yang terdampak Covid. “Di sini perlu mobilisasi masyarakat untuk membantu mereka yang terdampak covid. DIY punya Jaga Warga yang harus aktif,” tandas dia.

krjogja.com


BERITA TERKAIT