Bupati Banyumas: Warga Dilarang Terima Tamu dari Luar Daerah
KRJOGJA.COM | 29/06/2021 14:01
Bupati Banyumas: Warga Dilarang Terima Tamu dari Luar Daerah
Warga mendapatkan vaksinasi COVID-19 dalam program "Serbuan Vaksinasi" di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu, 26 Juni 2021. Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan TNI menggelar vaksinasi massal bagi masyarakat umum yang ber-KTP DKI Jakarta guna mendukung pemerintah pusat merealisasikan 2 juta vaksinasi di bulan Agustus untuk mencapai "herd immunity". TEMPO / Hilman Fathurrahman W

BANYUMAS, KRJOGJA.com – Sebagai antisipasi untuk menekan penyebaran Covid-19, di Banyumas, Pemkab Banyumas melarang warganya menerima tamu dari luar Banyumas terkecuali tamu berkaitan penanganan Covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein, Senin (28/6/2021) menjelaskan larangan menerima tamu dari luar Banyumas, dengan sudah dikeluarkanya Surat Setda Nomor 061/3249 tertanggal 22 Juni 2021 perihal larangan tamu bagi warganya. “Iya betul ada larangan menerima tamu dari luar Banyumas,” kata Achmad Husein.

Sejumlah kecamatan yang sudah mensosialisikan kepada kepala desanya berkaitan larangan menerima tamu seperti Kecamatan Patikraja, dan Baturraden. “Kami sedang membuat surat yang ditujukan kepada kepala desa warganya untuk tidak menerima tamu dari luar Banyumas,” kata Camat Baturraden Budi Nugroho.

Ketua Paguyuban Kepala Desa Kecamatan Baturraden, Kardi Daryanto, menyambut baik adanya larangan warga menerima tamu dari luar Banyumas. Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19.

Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas melalui websitenya jumlah kasus Covid-19 aktif hingga 28 Juni tercatat 589 orang, dengan rincian 480 dirawat di rumah sakit, dan 109 menjalani isolasi.

krjogja.com


BERITA TERKAIT