Ritual Pencukuran Rambut Gimbal Dieng Culture Festival, Ribuan Pengunjung Berjubel
KRJOGJA.COM | 03/09/2022 21:18
Ritual Pencukuran Rambut Gimbal Dieng Culture Festival, Ribuan Pengunjung Berjubel
BANJARNEGARA, KRJOGJA.com - Puluhan ribu orang berjubel di kompleks candi Arjuna Dieng untuk menyaksikan ritual pencukuran rambut gimbal di kompleks Candi Arjuna Dieng Kulon Banjarnegara, Sabtu (3/8). 
Sebanyak 15 anak menjalani ruwat rambut gimbal pada puncak acara Festival Budaya Dieng atau Dieng Cultural Festuval (DCF) 2022 itu. Mereka berasal dari  dari daerah pegunungan Dieng Banjarnegara dan Wonosobo serta beberapa daerah lainnya .

Gelaran DCF diselenggarakan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pandawa Dieng Kulon bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Purwokerto. Sejumlah pejabat yang hadir dalam gelaran tersebut seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Rony Hartawan, dan Penjabat Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto secara bergantian memotong rambut gimbal secara simbolis.

Ke-15 anak yang mengikuti rituan pemotongan rambut gimbal yaitu Cantika Wahyu Meyra Putri (Sempol Wonosobo), Syahdenpa Bulan Maharani (Mudal Wonosobo), Dewi Novita Sari (Sidengok Banjarnegara), Dewani Alessandra (Binangun Wonosobo), Aqilatul Hayah (Wanayasa Banjarnegara), Adila Syifa Azahra (Garung Wonosobo).

Kemudian Putri Ayu Sekar Sari (Pringamba Banjarnegara), Devika Asmi Nadhira (Sukamaju Kota Depok Jabar), Yumna Arsyla Kinasti (Selomerto Wonosobo), Pandu Waraswati (Sapuran Wonosobo), Rahayu Neng Ratu (Limbangan Kendal), Gaida Tazkiyya Az-Zahra (Sariyoso Wonosobo), Raisa Nafilah (Garung Wonosobo), Kimberlea Khansa Davina Natania (Kalikajar Wonosobo) dan Rere Andryan (Sapuran Wonosobo).

Permintaan beberapa peserta ruwatan rambut gimbal cukup unik sehingga mengundang tawa para wisatawan dari berbagai penjuru  Indonesia yang memadati kompleks Candi Arjuna, saat pembawa acara menyebut permintaan mereka. Dewani misalnya, minta 2 ekor anak bebek warna kuning.

Yumma minta sepeda, ikat rambut atau kuncir, pakaian, baju dan kacamata renang yang semuanya bergambar kuda poni. Sedangkan Kimberlea minta kulkas, boneka Berbie, kutek dan slem.

Ketua Panitia DCF Alif Fauzi, yang menjabat ketua Pokdarwis Pandawa Dieng Kulon mengatakan, DCF digelar hingga Minggu (4/9). Rangkaian acara hari pertama meliputi Aksi Dieng Bersih, pelepasan napak tilas, hingga pentas seni tari tradisional.

Selain itu, pada Jumat malam digelar pertunjukan musik Jazz Atas Awan dan ditutup dengan pesta lampion. Pada Sabtu malam digelar kembali digelar Jazz Atas Awan.

Lalu-lintas di Dieng pada Jumat malam hingga Sabtu dinihari macet total akibat membanjirnya arus pengunjung. Di sekitar lapangan dan panggung utama DCF, puluhan ribu pengunjung berdesakan.

 

**


BERITA TERKAIT