Vaksinasi Covid-19 di Kepri Dihentikan karena Stok Vaksin Habis
HARIANKEPRI.COM | 21/07/2021 18:46
Vaksinasi Covid-19 di Kepri Dihentikan karena Stok Vaksin Habis
Petugas medis menunjukan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech di sebuah rumah sakit. Sebelumnya Inggris mengumumkan muncul dua kasus alergi setelah vaksinasi. REUTERS/Fabrizio Bensch

TANJUNGPINANG (HAKA) – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Provinsi Kepri, M Bisri, menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri untuk sementara waktu terpaksa dihentikan.

“Hal ini dikarenakan stok vaksin Covid-19 di Provinsi Kepri telah habis. Sekarang vaksinasi di seluruh kabupaten/kota dihentikan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan,” katanya, Rabu (21/7/2021).

Sejauh ini lanjutnya, hanya tersisa beberapa dosis stok vaksin di Provinsi Kepri. Untuk itu, Bisri menyarankan, masyarakat mencari persediaan stok vaksin ke puskesmas.

“Silakan masyarakat keliling ke puskesmas, siapa tau masih ada,” tuturnya.

Atas kondisi itu lanjutnya, pihaknya sudah tiga kali menyurati Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meminta penambahan vaksin Covid-19, sebanyak 60 ribu vial atau 600 ribu dosis vaksin ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

“Rencananya baru mau dikirim 1.000 vial saja. Sementara kebutuhan kita sangat besar,” tuturnya.

Bisri juga heran dengan lambannya respon, Kemenkes. Padahal, Presiden RI Joko Widodo menyatakan stok vaksin nasional saat ini sekitar 100 juta lebih dosis vaksin.

“Tapi, kenapa pendistribusian ke daerah terhambat. Ini yang jadi pertanyaan kita,” ucapnya.

Pemprov Kepri berharap, dalam waktu dekat Kemenkes dapat segera mendistribusikan vaksin ke Provinsi Kepri.

Karena hal itu bertujuan untuk mengejar target 70 persen di akhir Juli, yang nantinya akan membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

hariankepri.com


BERITA TERKAIT