Dari Bengkel Rosok Hingga Museum Spanyol
JATIMPLUS.ID | 22/01/2019 07:45
Dari Bengkel Rosok Hingga Museum Spanyol

Mereka anak-anak muda hebat. Tak banyak yang mengambil jalan seperti mereka di tengah riuh teknologi informasi yang menjadi candu. Jatimplus.ID memilih empat remaja dan komunitas yang berani mengambil pilihan berbeda, hingga layak menyandang predikat Generasi Jaman Now.

 

Yogi Hermawan mencuri perhatian publik setelah motor vespa buatannya dikoleksi museum Spanyol. Dari bengkel kecil di perbatasan Kota Kediri, remaja putus sekolah ini merakit vespa tank yang menjadi tren sekuter Indonesia.

Pendidikan formal Yogi Hermawan memang tak tinggi. Bangku sekolah pun dia tinggalkan demi memenuhi hasrat kepada besi-besi tua. Dari garasi samping rumah orang tuanya, Yogi merakit sekuter super yang membawanya populer sebagai kreator vespa tank.

baca juga: Gerombolan Garasi Pencipta Imaji

Vespa tank adalah jenis kendaraan sekuter yang dilengkapi gandengan di sisi kirinya. Pelaku otomotif kerap menyebutnya dengan sespan. Selain untuk mengangkut barang, gandengan ini juga berfungsi mengangkut penumpang.

Tak sekedar menempelkan gerobak pada lambung kiri sekuter, sespan buatan Yogi memiliki bentuk khusus, yakni tank. Kendaraan militer perang itu diduplikasi sedemikian rupa hingga menyatu dengan sekuter. Lengkap dengan meriam dan assesoris tank sesungguhnya. Untuk menambah kesan army, Yogi menambahkan kotak amunisi dan tangki bahan bakar di bagian belakang. Deretan roda bergerigi yang dipasang di samping bawah sespan makin mengukuhkan kendaraan ini sebagai tank militer.

baca juga: KHF, Segenggam Dedikasi Kaum Muda Kediri

Sebagai penggerak, Yogi menancapkan sekuter jenis PX sebagai tunggangan pengemudi. Kenapa PX? “Karena mesin dan rangkanya kuat. Harga bekasnya juga masih bisa dijangkau,” kata Yogi.

Meski merancang semua desain sendirian, namun Yogi melibatkan beberapa temannya saat eksekusi. Pemotongan rangka vespa, plat, besi, hingga pengecatan kendaraan membutuhkan banyak tangan dengan keahlian masing-masing.

baca juga: Dari Kick Andy, Naked Traveler, Komunitas Hingga Royalti

Skuter rancangan Yogi memang tak main-main. Walau diproduksi di bengkel murahan di Lingkungan Jegles, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, namun hasilnya tak murahan. Dua skuter tank Yogi telah dikirim ke negara Spanyol. Satu unit menjadi koleksi museum kendaraan di sana, sedangkan lainnya dimiliki pecinta otomotif di negara matador.

Siapakah Yogi Hermawan ini sebenarnya?

Dia bukanlah insinyur teknik lulusan perguruan tinggi ternama. Pendidikan formalnya bahkan tak tuntas di bangku Madrasah Aliyah. “Bukan karena tak naik kelas, hanya sering bolos,” ujar Yogi yang baru berusia 29 tahun pada Mei mendatang.

Karena kerap meninggalkan bangku sekolah untuk mengikuti touring bersama komunitas sekuter Kediri, Yogi harus memilih. Hatinya telah tertambat pada kelompok penggemar vespa yang memiliki nama cukup garang, Rosok Scooter Jahanam (RSJ). Klub sekuter ini cukup beken di kalangan penunggang vespa karena ciri khasnya yang gembel dan norak. Hampir seluruh vespa mereka mirip rongsokan dengan atribut kaleng bekas dan benda-benda tak terpakai.

Selengkapnya baca di JATIMPLUS.ID


BERITA TERKAIT