68 Kasus DBD di Bojonegoro, Dinkes Minta Warga Waspada
SUARABANYUURIP.COM | 13/11/2021 06:22
68 Kasus DBD di Bojonegoro, Dinkes Minta Warga Waspada
Ilustrasi nyamuk demam berdarah (pixabay.com)

SuaraBanyuurip.com - Bojonegoro - Sebanyak 68 kasus demam berdarah dengue (DBD) ditemukan hingga November 2021 ini. Meski menurun dibandingkan 2020 lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta warga waspada karena sudah memasuki musim hujan.

Kepala Bidang (Kabid) P2P Dinkes Bojonegoro Wheny Dyah Prajanti mengatakan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) rentan menyerang masyarakat. Apalagi, kini telah memasuki musim hujan.

"Karena itu, kami meminta kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan terutama di sekitar lingkungan dan tetap waspada," katanya, Jumat (12/11/2021).

Dia mengatakan, masyarakat harus menjaga kebersihan lingkungan. Seperti jangan ada genangan air di sekitar rumah, menutup bak kamar mandi, dan memanfaatkan barang bekas.

Sebab, ia melanjutkan, meski jumlah kasus DBD hingga November ini menurun namun masyarakat harus tetap waspada. Pada 2020 lalu, ada 71 kasus orang menderita DBD dan satu orang meninggal.

"Untuk tahun ini, hingga November sebanyak 68 kasus DBD. Dan satu orang meninggal pada Mei lalu," kata Wheny.

Dia menambahkan, salah satu cara efektif untuk mengurangi jumlah DBD di masyarakat. Yakni melakukan pemberantasan sarang nyamuk.(jk)


BERITA TERKAIT