Di Tengah Pandemi, HIV dan AIDS di Kotim Naik Terus
BORNEONEWS.CO.ID | 17/08/2021 17:45
Di Tengah Pandemi, HIV dan AIDS di Kotim Naik Terus
Ilustrasi

BORNEONEWS, Sampit -  Penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) tetap terjadi di Kotawaringin Timur, meski saat ini serangan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) masih melanda. Parahnya jumlah kasus terus bertambah setiap tahunnya. 

Komisi Penanggulangan AIDS  Kotawaringin Timur mendata sejak Januari hingga Juni 2021, ada 25 kasus HIV dan AIDS ada sebanyak 13 kasus. 

"Kasus baru, 9 laki-laki, 16 perempuan," jelas Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Kotim, Asikin Arpan, Senin, 16 Agustus 2021. 

Menurut Asikin hal ini termasuk mengkhawatirkan. Sebab, HIV tidak terdeteksi gejala seperti halnya Covid-19. 

"Cukup tinggi ini seperti fenomena gunung es. Data yang ada hanya di permukaan, kita tidak tahu yang sesungguhnya," katanya. 

"HIV ini tidak ada gejala. Tidak terdeteksi. Kalau tidak pernah tes darah tidak akan tahu. Nanti saat 15 tahun baru bisa kelihatan, dan itu sudah AIDS," pungkasnya.

 

borneonews.co.id


BERITA TERKAIT