Cegah Korban Hanyut Terseret Ombak, Pemko Padang Kembali Aktifkan Balawista
LANGGAM.ID | 13/09/2021 16:23
Cegah Korban Hanyut Terseret Ombak, Pemko Padang Kembali Aktifkan Balawista
Wisatawan berrmain air di pantai pasir putih Ciantir, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu 3 Juli 2019. Pantai Ciantir menjadi salah satu daya tarik wisata andalan di Banten yang bakal dikelola infrastrukturnya secara profesional oleh pemerintah daerah setempat. TEMPO/Prima Mulia

Langgam.id – Pemerintah Kota Padang akan mengaktifkan kembali Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) untuk menjaga keselamatan pengunjung pantai. Hal itu menyusul banyaknya korban hanyut terseret ombak di Padang.

“Kami juga akan kembali mengaktifkan Balawista. Karena di awal tahun ini, Balawista tidak kami aktifkan lagi. Tapi terkait banyak masyarakat yang hanyut ini, kami kembali mengaktifkan Balawista,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Alfian kepada langgam.id, Senin (13/9/2021).

Alfian menyebut, Balawista itu tidak aktif sejak awal tahun karena anggaran operasional terdampak pandemi Covid-19. Namun hingga kini personel Balawista tidak berkurang.

“Karena anggaran mengenai ini kami kurangi dan selain itu anggota Balawista masih ada. Jadi jumlah anggota ini ada 20 orang,” ujarnya.

Dinas Pariwisata juga akan memasang baliho berisi peringatan kepada pengunjung agar tidak mandi atau berenang di luat. Cara itu diharapkan bisa mencegah kejadian orang hanyut terseret ombak.

“Sehingga dari pemasangan baliho dan pengatifkan anggota Balawista ini, setidaknya dapat menimalisir masyarakat hanyut di Pantai Padang. Dan orang berwisata tidak takut,” kata dia.

Sebelumnya, Kantor SAR Padang mencatat 10 kejadian orang hanyut atau terseret ombak pantai di Sumatra Barat (Sumbar) sejak awal 2021. Kejadian itu menyebabkan sembilan orang meninggal dunia. Kejadian terbanyak terjadi di Padang.

“Tahun ini, memang sangat banyak sekali masyarakat yang hanyut di laut. Ini disebabkan karena terseret ombak dan hanyut karena mandi-mandi,” kata Kepala Kantor SAR Padang, Asnedi saat dihubungi langgam.id, Minggu (12/9/2021).

langgam.id


BERITA TERKAIT