Landmark “Padang Kota Tercinta” di Gunung Padang Kembali Dibangun
LANGGAM.ID | 14/09/2021 19:18
Landmark “Padang Kota Tercinta” di Gunung Padang Kembali Dibangun
Foto aerial kondisi keramaian di objek wisata Pantai Padang, Sumatera Barat, 26 Juni 2017. Hari Lebaran kedua dimanfaatkan warga dan pengunjung dari luar kota untuk berwisata di Pantai Padang. ANTARA FOTO

Langgam.id – Landmark dengan tagline “Padang Kota Tercinta” yang berada di puncak Gunung Padang, Sumatra Barat (Sumbar), akan kembali dibangun. Sebelumnya, landmark ini terbakar pada 30 November 2019.

“Tagline ini sedang diproses tender, tender ini sendiri adalah Bank Nagari. Dan mengenai pembangunan ini sedang diproses oleh tender tersebut. Sampai saat ini, itu informasi yang saya peroleh dari Bank Nagari,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang Alfian kepada langgam.id, Selasa (14/9/2021).

Alfian menyebut, keterlambatan pembangunan tersebut karena terkendala dalam proses menunggu tender.

“Jadi kalau sudah ada pemenangnya, akan secepatnya dikerjakan. Nanti saya akan komunikasi lagi sama Bank Nagari mengenai proses pengejaan tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan landmark ini ditargetkan selesai pada akhir 2021 ini. Sehingga membuat daya tarik untuk wisatawan yang berkunjung ke Kota Padang.

“Jadi setelah selesai pembangunan ini, jumlah kunjungan ke Gunung Padang semakin meningkat. Sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, landmark “Padang Kota Tercinta” yang terletak di puncak Gunung Padang, Kota Padang, terbakar pada Sabtu (30/11/2019).

Dari 6 huruf pada kata “Padang” yang ada di letterblock, empat di antaranya habis terbakar yaitu huruf p, a, d dan a. Sementara huruf n dan g berhasil diselamatkan.

Diketahui, tagline ‘Padang Kota Tercinta’ dibangun di puncak Gunung Padang pada 5 Juli 2017 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Padang melalui PT Prindos Jaya sebagai kontraktor pelaksana.

Anggaran untuk pembangunan tagline yang membentang di atas perbukitan dengan latar pantai tersebut bernilai Rp6.370.071.000 dengan masa pembangunan 180 hari.

Logo Padang Kota Tercinta tersebut dibangun dengan menggunakan baja berat WF HBM dengan tinggi konstruksi huruf Padang 10 meter dan Kota Tercinta setinggi lima meter. Total berat baja keseluruhan lebih kurang 40 ton.

langgam.id


BERITA TERKAIT