43 Persen Warga Payakumbuh Belum Vaksinasi Dosis Pertama
LANGGAM.ID | 16/12/2021 10:00
43 Persen Warga Payakumbuh Belum Vaksinasi Dosis Pertama
ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

Langgam.id – Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan, bahwa masih ada 47.594 warga di daerah tersebut yang belum divaksin atau jumlahnya mencapai 43 persen.

Riza mengungkapkan, dari data Dinas Kesehatan, pertanggal 14 Desember 2021, target pemerintah kota yaitu 110.066 orang warga berusia 12 tahun keatas.

 

“Yang telah menerima dosis pertama sebanyak 82.673 orang atau 75,11 persen. Serta, dosis kedua 57.852 orang atau 52,56 persen,” ujar Riza saat Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Aula Ngalau Indah lantai III Kantor Wali Kota, Rabu (15/12/2021).

Akan tetapi terang Riza, dari data tersebut ada 20.201 orang yang merupakan warga berKTP luar daerah. Mereka kesehariannya beraktivitas di Kota Payakumbuh dan 794 pindah daerah.

“Sehingga untuk jumlah total warga yang berKTP Kota Payakumbuh yang menerima vaksin covid-19 baru sebanyak 62.472 orang untuk dosis pertama dan 43.999 orang untuk dosis kedua,” bebernya.

Riza menjelaskan, Kelurahan Koto Baru, Kecamatan Payakumbuh Timur menjadi yang tertinggi dengan capaian dosis pertama sebanyak 76,26 persen.

Sedangkan Kelurahan Balai Tongah Koto, Kecamatan Payakumbuh Utara terendah dengan capaian dosis pertama sebanyak 46,96 persen.

“Baru beberapa kelurahan yang persentase vaksinasinya tinggi. Kita bakal kejar pelaksanaannya dengan strategi pagi stasioner dan sore door to door ke rumah-rumah warga hingga akhir bulan,” ucapnya.

Riza mengharapkan lurah, camat, OPD, TNI-Polri harus bersinergi guna menyukseskan ini.

Hal ini mengingat dikhawatirkan akan terjadi penularan varian baru ataupun klaster baru akan masifnya aktivitas orang-orang pada saat liburan natal dan tahun baru.

Ia mengungkapkan, beberapa kelurahan yang vaksinasinya tinggal beberapa warga lagi, nanti dibantu oleh vaksinator rumah sakit, Polri, dan TNI.

“Vaksinator puskesmas efektifkan di kelurahan yang masih minim capaiannya,” harap Riza.

langgam.id


BERITA TERKAIT