Covid-19 di Padang Melonjak, Kasus Naik 8 Kali Lipat dalam Sehari
LANGGAM.ID | 16/02/2022 13:30
Covid-19 di Padang Melonjak, Kasus Naik 8 Kali Lipat dalam Sehari
ilustrasi - Dokter memegang botol ampul kaca mengandung sel molekul virus corona Covid-19 asal Inggris yang telah mengalami mutasi RNA menjadi varian baru. (ANTARA/Shutterstock/pri.)

Langgam.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang mencatat kenaikan kasus covid-19 tertinggi selama tahun 2022. Diduga penyebab kenaikan tinggi akibat merebaknya covid-19 varian omicron.

Berdasarkan laporan Dinkes Kota Padang, pada Senin (14/2/2022)ada 43 kasus tambahan terkonfirmasi positif covid-19. Sehingga total konfirmasi positif covid-19 tahun 2022 1.344 kasus.

 

Kemudian, berdasarkan laporan dari hasil pemeriksaan Selasa (15/2/2022), kasus melonjak drastis hingga delapan kali lipat yaitu 365 orang terkonfirmasi positif sehingga total menjadi 1.710 kasus.

Sementara total pasien yang sembuh ada 346 kasus dan meninggal 1 orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Padang Barlius mengatakan, penyebab melonjaknya kasus karena penyebaran covid-19 varian omicron sangat masif.

Hal ini terangnya, berbeda dengan varian delta dulu yang dinilai lebih berbahaya meski tidak secepat delta penyebarannya.

“Hanya saja beda karena tidak seberbahaya varian delta dulu, buktinya angka yang meninggal di Februari satu yang meninggal, itu pun karena pasien punya penyakit bawaan atau komorbid,” katanya Rabu (16/2/2022).

Dia mengatakan, penyebaran covid-19 yang dilaporkan hari ini lebih banyak dari kalangan anak muda yang mencapai 60 persen. Mereka terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA.

Untuk itu Pemko menerapkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan aturan 50 persen.

“Kita harus tetap waspada, apalagi kita sudah tetapkan status PPKM level 3,” katanya.

Barlius menambahkan, pihaknya juga bakal menyiapkan sejumlah langkah antisipasi agar kasus tidak terus melonjak. Apalagi tidak berapa lama lagi akan memasuki bulan Ramadan.

Rencananya kata Barlius, Pemko Padang baka rapat bersama Forkompinda untuk mempersiapkan bulan Ramadan di masa covid-19.

“Kita berharap jelang Ramadan ini menurun, kalau tidak menurun tentu kita rapat lagi bersama Forkompinda, apalagi soal masjid akan sangat sensitif,” ujarnya.

Dirinya mengimbau agar masyarakat tetap waspada di saat terjadi kenaikan kasus.

Kemudian bagi orang tua, dia mengajak agar mengizinkan anak-anaknya divaksin untuk kekebalan tubuhnya menghadapi pandemi.

langgam.id


BERITA TERKAIT