99 Event Kreatif Digelar di Banyuwangi Festival
BACAINI.ID | 28/01/2022 10:25
99 Event Kreatif Digelar di Banyuwangi Festival
Sejumlah penari melakukan persiapan sebelum di gelar festival tari kolosal Gandrung Sewu di kawasan pantai Bobin, Banyuwangi, (11/17) Sebanyak 1200 penari ikut meramaikan Gandrung Sewu sebagai bagian dari Banyuwangi Festival 2012. TEMPO/Fully Syafi
 

Bacaini.id, BANYUWANGI – Pembukaan Banyuwangi Festival di Gesibu, Rabu malam, 26 Januari 2022, berlangsung semarak. Mengusung semangat pulihkan ekonomi, selama beberapa bulan ke depan sebanyak 99 event digelar dalam Banyuwangi Festival 2022.

Acara dibuka Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara virtual. “Ini adalah momentum yang paling dinanti. Karena Banyuwangi Festival akan memberikan dampak positif pada sosial ekonomi bagi masyarakat Banyuwangi,” kata Sandiaga Uno seperti ditulis laman resmi Pemkab Banyuwangi.

Sandiaga menuturkan Banyuwangi adalah etalase ekonomi kreatif terbaik di Indonesia. Di sini semua bisa melihat pemulihan pariwisata yang cukup cepat.

Gelaran Banyuwangi Festival ini tak hanya menyuguhkan event pariwisata, tetapi juga pelayanan publik, UMKM, kesehatan, dan pendidikan. “Banyuwangi Rebound merupakan sebuah gerakan bersama. Sama seperti dulu kita menggelorakan gerakan bersama I Love Banyuwangi untuk menumbuhkan rasa cinta pada Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Dengan tetap mempertahankan atraksi sport tourism dan seni budaya yang menjadi daya tarik wisatawan, berbagai sektor digelar dalam Banyuwangi Festival. Terdapat 37 atraksi baru. Salah satunya ajang selancar paling berkelas di dunia ‘Quicksilver Pro’ yang akan digelar di Pantai G-Land pada Mei – Juni. Sebuah ajang yang memiliki engagement sosial media nomor 3 setelah NBA dan NFL, dan di atas MotoGP.  “Ini akan menjadi momentum untuk mempromosikan Banyuwangi kepada dunia,” kata Ipuk.

Berbagai ajang sport tourism lain yang bakal digelar di antaranya Banyuwangi International BMX ICF Series, Ijen erek-erek enduro, festival paralayang, Banyuwangi Open Junior Tennis, blue fire Ijen Challenge, dan Banyuwangi Postbox Underwater.

Digitalisasi yang merupakan strategi menggerakkan ekonomi juga masuk dalam kalender Banyuwangi Festival. Seperti  festival karya inovasi Gen-Z, jagoan tani, jagoan digital, dan jagoan bisnis.

Banyuwangi Festival juga tetap menghadirkan event seni budaya. Salah satunya yang telah menjadi ikon Banyuwangi Ethno  Carnival (BEC) yang akan dikemas menarik. Selain itu juga ada seni budaya seperti festival budaya nusantara, festival pengantin nusantara, Banyuwangi art week, festival angklung caruk dan wangsalan milenial, serta lainnya. “Begitu juga gandrung sewu yang akan digelar lebih spektakuler,” tambah Ipuk.

Selain itu terdapat berbagai event kuliner. Di antaranya street food festival, festival oling river food, festival kucur, dan festival Banyuwangi kuliner (bakul).

 

The post 99 Event Kreatif Digelar di Banyuwangi Festival, Yuk Buruan Datang appeared first on Bacaini.id.