Erupsi Gunung Raung, Wisatawan Dilarang Berkemah
BACAINI.ID | 29/07/2022 04:37
Erupsi Gunung Raung, Wisatawan Dilarang Berkemah
Gunung Raung yang terletak di antara Banyuwangi, Jember dan Bondowoso, erupsi dan abu vulkanik dirasakan sejumlah wilayah di Banyuwangi. Minggu, 7 Februari 2021. ANTARA/HO-Humas Pemkab Banyuwangi

Bacaini.id, BONDOWOSO – Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember mengalami erupsi. Letusan itu ditandai dengan kepulan abu vulkanik di atas puncak Raung setinggi 1.500 meter.

Pos Pengamatan Gunungapi Raung Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung menyebut erupsi terjadi pada pukul 17.19 WIB, Rabu, 27 Juli 2022. Kolom abu terlihat bergerak ke arah barat dan barat laut dengan warna kelabu.

“Saat ini Gunung Raung berada pada tingkat aktivitas level 1 (normal),” tulis laporan tersebut.

PVMBG meminta masyarakat dan pengunjung untuk tidak turun ke dasar kawah, atau mendekati kawah yang ada di puncak. Wisatawan juga dilarang berkemah di sekitar puncak atau bibir kaldera Gunung Raung untuk menghindari bahaya potensi gas-gas vulkanik.

Gunung Raung merupakan salah satu gunungapi aktif yang ada di Jawa Timur, dengan ketinggian puncak mencapai 3.332 meter di atas permukaan laut. Gunung api ini merupakan gunung api strato berkaldera, dengan kawah utama Kaldera Raung.

Kaldera Raung berbentuk ellips dengan ukuran 1750 x 2250 m, dalam 400-550 m dari pematang gunung. Posisi Gunung Raung secara administratif termasuk dalam tiga wilayah Kabupaten, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

 

Bacaini.id.


BERITA TERKAIT