Proyek di Lampung Utara, Jumlah Uang Muka Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Berbeda
TERASLAMPUNG.COM | 03/03/2022 12:47
Proyek di Lampung Utara, Jumlah Uang Muka Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan Berbeda

Teraslampung.com, Kotabumi–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Perdagangan Lampung Utara menetapkan kebijakan yang berbeda‎ dalam besaran uang muka proyek hasil ngutang dengan PT SMI. Padahal, sumber dananya sama – sama hasil ngutang dari PT SMI.

Besaran uang muka proyek Dinas PUPR Lampung Utara hanya sebesar 15 persen. Jumlah ini jauh lebih kecil sepuluh persen jika dibandingkan dengan besaran uang muka proyek di Dinas Perdagangan Lampung Utara. Di Dinas Perdagangan yang digawangi oleh Hendri tersebut besaran uang mukanya mencapai 25 persen.

“Pencairan besaran uang muka proyek‎ yang dikelola oleh Dinas Perdagangan sebesar 25 persen,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara, Hendri, Rabu (2/3/2022).

Hendri mengatakan, penetapan besaran uang muka sebesar itu ditujukan agar anggaran yang ada dapat terserap dengan maksimal. Ia juga memperkirakan uang muka itu telah disalurkan ke para rekanan yang menggarap proyek di instansi mereka.

“Mungkin sudah dicairkan oleh pihak rekanan karena berkas pengajuan pencairannya saya tanda tangani pada akhir pekan lalu,” terangnya.

Terkait perbedaan besaran uang muka tersebut, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lampung Utara, Yulias Dwiantoro sebelumnya sempat beralasan bahwa penetapan itu telah sesuai aturan yang berlaku. Ada aturan yang menjadi acuan mereka dalam penetapan besaran tersebut.

“Ya, acuan peraturannya gitu‎,” jelas dia.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Lampung Utara, Desyadi menyampaikan, uang muka proyek yang disalurkan tersebut bersumber dari PT SMI. Total anggaran tahap pertama yang telah diterima dari PT SMI mencapai 25 persen dari total Rp122 miliar pinjaman.

“Pencairan tahap pertama dari PT SMI itu nilainya sekitar Rp‎30,5 miliar,” urainya.

Sebelumnya, dengan dalih untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayahnya, Pemkab Lampung Utara mengutang dengan PT SMI sebesar Rp122 miliar. Dana itu dipergunakan mereka untuk memperbaiki sejumlah jalan, jembatan, dan pasar. Total ada sekitar 51-an paket proyek dari dana hasil ngutang tersebut.

Batas waktu pengembalian pinjaman itu ialah lima tahun. Setiap tahunnya, Pemkab Lampung Utara wajib membayar bunga sebesar 5,6 persen. Dengan demikian, beban bunga yang wajib ditanggung oleh Pemkab Lampung Utara mencapai Rp34 miliar‎ selama lima tahun mendatang.‎

teraslampung.com


BERITA TERKAIT