Diduga Lakukan Pungli di Pasar, Mantan Kades Negararatu Lampura Ditahan Polisi
TERASLAMPUNG.COM | 13/06/2022 12:50
Diduga Lakukan Pungli di Pasar, Mantan Kades Negararatu Lampura Ditahan Polisi
Ilustrasi Pungutan liar (Pungli)/Korupsi/Suap. Shutterstock

Kotabumi–Diduga melakukan pungutan liar (pungli) di pasar desa, mantan Kepala Desa Negararatu, Sungkai Utara (AS), bersama dua rekannya (AM dan AT) ditangkap polisi. Mereka kini ditahan di  Mapolres Lampung Utara. 

Ketiganya diamankan setelah pihak kepolisian mendapatkan laporan dari salah seorang pedagang yang menjadi korban pungli. Polisi menyita barang bukti berupa uang sebesar Rp44 juta.

“Mereka bertiga ditangkap Kamis kemarin di Pasar Kamis, Desa Negararatu,” kata Wakil Kapolres Lampung Utara, Kompol Dwi Santosa‎, Jumat petang (10/6/2022).

Menurut Kompol Dwi, nilai pungutan liar yang mereka lakukan pada para pedagang bervari‎asi mulai Rp2,5 juta hingga Rp5 juta.

“Jika tak mau membayar, para pedagang tak diperbolehkan menempati los atau kios di pasar tersebut. Akibatnya, masyarakat sekitar menjadi resah sehingga salah satu di antaranya melaporkan ini pada kami,” kata dia.

Untuk meyakinkan para pedagang, mereka yang telah membayar uang sewa diberikan tanda terima berupa kuitansi.

“Uang tunai sebesar Rp. 44 juta, dua lembar kwitansi pembayaran dan buku catatan sudah kami amankan dari para tersangka,” paparnya.

Perwira Pertama Kepolisian RI ini menegaskan, dalam pungutan liar ini sama sekali tidak melibatkan  Dinas Perdagangan. Uang hasil pungli juga tidak mengalir ke pihak Dinas Perdagangan.

“Sudah kami telusuri dan dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, sama sekali tidak ada aliran dana ke Dinas Perdagangan,” katanya.

 

teraslampung.com


BERITA TERKAIT