Jarang Masuk Kerja, Mantan Plt Direktur RSU Ryacudu Lampura Dipecat Sebagai PNS
TERASLAMPUNG.COM | 16/07/2022 12:54
Jarang Masuk Kerja, Mantan Plt Direktur RSU Ryacudu Lampura Dipecat Sebagai PNS
RSUD Ryacudu Kotabumi, Lampung Utara

Kotabumi–‎Lantaran kerap tidak masuk kerja, mantan Pelaksana Tugas Direktur Rumah Sakit Umum H.M.Ryacudu Kotabumi (Syah Indra Husada) dipecat dari statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara. Pemecatan yang bersangkutan terjadi pada bulan November 2021 silam.

“Memang benar beliau (Syah Indra Husada) telah diberhentikan dari statusnya sebagai ASN,” jelas Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Lampung Utara, Hairul Fadila melalui Kepala Bidang ‎Penilaian kinerja Aparatur dan Penghrgaan, Erfhince‎, Jumat (15/7/2022).

Adapun alasan pemberhentian dengan hormat atas tidak permintaan sendiri pada yang bersangkutan tersebut dikarenakan kerap masuk kerja. Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan pihak Inspektorat, jumlah tidak masuk kerja yang bersangkutan mencapai sekitar 116 hari. Jumlah itu jelas melebihi batas toleransi yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin PNS.

“Tidak masuk kerjanya beliau terjadi dari bulan April hingga Agustus 2021,” katanya.

Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak Inspektorat terhadap yang bersangkutan menghabiskan waktu sekitar satu bulan ‎lamanya. Pemeriksaan itu dilakukan di bulan September. Pemeriksaan atas SIH dilakukan berdasarkan laporan dari pihak RSUR pada bulan Juni 2021.

“Laporan itu direspons oleh pihak Inspektorat Lampura dengan melakukan pemeriksaan terhadap beliau,” terang dia.

Hasil pemeriksaan tersebut, pihak inspektorat merek‎emondasikan pada bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian untuk memberhentikan yang bersangkutan dari statusnya sebagai PNS. Rekomendasi itu direspon bupati dengan menerbitkan surat keputusan pemberhentian pada November lalu.

“Jadi, pemberhentian beliau itu telah melalui mekanisme yang diharuskan,” paparnya.

Di sisi lain, Direktur RSUR Kotabumi, Cholif Paku Alamsyah membenarkan kabar pemberhentian tersebut. Yang bersangkutan tak lagi berstatus sebagai pegawai RSUR.

“Tapi, pelaporan terhadap beliau sebelum saya masuk ke sini,” kata dia.

Sayangnya, Syah Indra Husada masih belum dapat dikonfirmasi mengenai mengapa ia kerap tidak masuk kerja hingga berujung pemecatan. Hingga Jumat sekitar pukul 15.06 ‎WIB, yang bersangkutan tak kunjung merespons meski ponsel pribadinya dalam keadaan aktif.

 

teraslampung.com


BERITA TERKAIT