OTT KPK: Unila Tidak akan Berikan Bantuan Hukum untuk Karomani Dkk, Mendikbud Tunjuk Plt Rektor
TERASLAMPUNG.COM | 23/08/2022 10:45
OTT KPK: Unila Tidak akan Berikan Bantuan Hukum untuk Karomani Dkk, Mendikbud Tunjuk Plt Rektor
Rektor Unila (Universitas Negeri Lampung), Profesor Karomani, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Lampung dan Bandung. Dugaan suap penerimaan mahasiswa baru

TERASLAMPUNG.COM — Ada perkembangan baru dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim menerbitkan Surat Perintah kepada Dr. Mohammad Sofwan Effendi, M.Ed sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Unila.

Direktur Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu menjadi Plt Rektor Unila sejak 22 Agustus 2022  sampai dengan ditetapkan putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap terhadap Prof. Dr. Karomani, M.Si, Rektor Universitas Lampung Periode Tahun 2019-2023.

Selain penunjukan soal Plt Rektor Unila, hari ini juga ada kabar terkait proses hukum yang akan dijalani  Karomani. Unila yang semula menyatakan akan memberikan bantuan hukum kepada Karomani dkk, hari ini keputusan tersebut diralat.

“Meluruskan pemberitaan hasil siaran pers pimpinan Unila yang menyebutkan bahwa Unila memberikan bantuan hukum kepada para tersangka, maka perlu dijelaskan bahwa dalam Rapat Pimpinan Unila hari Minggu, 21 Agustus 2022, telah disepakati terkait bantuan hukum atau pendampingan hukum diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga masing-masing,” kata Tim Kerja Rektor (TKR) Bidang Kehumasan Unila dalam rilis yang diterima Teraslampung.com, Senin siang (22/8/2022).

 

**


BERITA TERKAIT