Tangsel Galang Bantuan Korban Gempa Palu dari Warganya
TEMPO.CO | 03/10/2018 21:21
Sejumlah relawan mendata bantuan korban pascagempa dan tsunami Palu Donggala di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Senin, 1 Oktober 2018. Bantuan tersebur akan didistribusikan ke sejumlah korban pascagempa dan tsunami Palu Donggala yang dievakuas
Sejumlah relawan mendata bantuan korban pascagempa dan tsunami Palu Donggala di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Senin, 1 Oktober 2018. Bantuan tersebur akan didistribusikan ke sejumlah korban pascagempa dan tsunami Palu Donggala yang dievakuasi di Makassar. ANTARA

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Pemerintah Kota Tangerang Selatan menggalang bantuan dari masyarakatnya untuk korban bencana gempa Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah. Imbauan menggalang dana dan bantuan di setiap kelurahan hingga ke tingkat RT dan RW tersebut diaku sebagai bentuk menunaikan instruksi dari Wali Kota Airin Rachmi Diany.

Baca:
Tujuh PNS Koruptor di Tangerang Selatan Sudah Dipecat

“Benar memang instruksi dari wali kota saat apel Hari Kesaktian Pancasila, beliau menginstruksikan ke kelurahan melalui kecamatan untuk menggalang bantuan,” ujar staf Bagian Kesejahteraan Sosial Kecamatan Setu, Madsuki, Rabu 3 Oktober 2018.

Madsuki mengakui telah menyebar pesan ke enam kelurahan yang ada di wilayah Kecamatan Setu mengenai penggalangan bantuan berupa dana dan pangan. Dia mengklaim telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk urusan pengumpulannya.

“Karena Dinas Sosial yang akan mendistribusikan bantuan ke Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Baca:
Universitas Bikin Macet Jalan Raya, Warga Tangerang Selatan Bikin Petisi

Saat ini, kata Madsuki, belum ada bantuan dana maupun pangan yang terkumpul. Koordinasi disebutnya masih dijalin dengan kelurahan. Madsuki tak menegaskan apakah penggalangan diwajibkan terhadap warga yang ada di wilayah Kecamatan Setu.

“Kalau dibilang wajib ya bagaimana nanti dari kelurahan menghimpun dulu, tapi Insya Allah dengan arahan beliau (wali kota) kamii kecamatan dan kelurahan untuk menghimpun dana tersebut,” katanya.

Dalam pesan yang disebar di Kecamatan Setu, seluruh lurah, sekretaris lurah, Ketua RW, RT, kepala seksi, kepala sub bagian, dan staf diimbau untuk dapat menggerakkan warga yagn disebut sebagai ‘para dermawan’ untuk memberikan bantuan untuk korban Gempa Palu dan sekitarnya.

Baca:
Adik Ratut Atut Kuasai Tangerang Selatan dari Lapas Sukamiskin, Benarkah?

Untuk memudahkan pengurusan dan  penyaluran, bantuan diminta diberikan dalam bentuk sembako dan uang, dikoordinir langsung oleh para lurah. Selanjutnya bantuan akan dihimpun di Kecamatan Setu sebelum disalurkan melalui BPBD Tangerang Selatan. “Penyaluran melalui BPBD Tangsel, paling lambat 1 minggu stelah musibah ini,” bunyi pesan itu.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT