Kabupaten Bogor Gelar Festival Desa Wisata di Puncak Cisarua
TEMPO.CO | 15/12/2018 21:33
Sejumlah warga bermain wahana 'ngalun' atau tubing, di Sungai Ciliwung, Katulampa, Bogor, 24 Desember 2017. Sejumlah tempat wisata di kawasan Bogor ramai dikunjungi warga yang hendak memanfaatkan waktu libur panjang Hari Raya Natal. ANTARA
Sejumlah warga bermain wahana 'ngalun' atau tubing, di Sungai Ciliwung, Katulampa, Bogor, 24 Desember 2017. Sejumlah tempat wisata di kawasan Bogor ramai dikunjungi warga yang hendak memanfaatkan waktu libur panjang Hari Raya Natal. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menggelar Festival Desa Wisata Kabupaten Bogor 2018. Festival yang diikuti 25 desa di Kabupaten Bogor itu diadakan di Landing Paralayang Gunung Mas Puncak Cisarua.

Baca: Wisata Hutan Bambu di Bekasi Timur Seret, Ini Daftar Keluhan Tamu

"Kabupaten Bogor saat ini memiliki 25 Desa Wisata yang tersebar di 14 Kecamatan, hampir di setiap kecamatan memiliki objek wisata, baik obyek wisata alam maupun buatan," kata Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor, Rahmat Sujana di Cibinong, Sabtu 15 Desember 2018.

Menurut dia, festival ini adalah strategi untuk mendongkrak pariwisata menjelang musim liburan sekolah. Festival ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan asing yang dimulai pada Januari 2019.

Lewat festival desa wisata ini, kabupaten Bogor ingin lebih memperkenalkan objek wisata di wilayahnya sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Bogor.

Kepala Disbudpar Kabupaten Bogor juga memberikan selamat kepada Desa Batulayang yang mendapatkan peringkat harapan satu desa wisata tingkat nasional 2018. Penghargaan yang mengapresiasi usaha masyarakat bidang pariwisata kategori Desa Wisata Tingkat Nasional itu diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata RI.

Baca: Empat Situ di Depok Bakal Jadi Tempat Wisata

Menurut Rahmat, pariwisata Kabupaten Bogor lebih mengandalkan keindahan alamnya. "Wisata alam saat ini lebih diminati oleh berbagai pengunjung baik lokal maupun domestik. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan lebih dapat mendongkrak pariwisata bertajuk alam," katanya.



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT