Dua Teroris Bekasi yang Buron Meledakkan Diri, Ini Kata Polisi
TEMPO.CO | 05/05/2019 15:40
Lokasi TKP teroris meledakkan diri di jalan buntu RT 1 RW 1, Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu, 5 Mei 2019 pagi. Tempo/Adi Warsono
Lokasi TKP teroris meledakkan diri di jalan buntu RT 1 RW 1, Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu, 5 Mei 2019 pagi. Tempo/Adi Warsono

TEMPO.CO, Bekasi -Dua terduga teroris yang buron meledakkan dirinya di daerah Jatikramat, Bekasi, saat hendak ditangkap oleh Tim Detasemen Khusus alias Densus 88 Antiteror.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Kepolisian Republik Indonesia Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo membenarkan hal tersebut. “Ya betul,” ujar Dedi saat Tempo konfirmasi lewat pesan pendek, Ahad, 5 Mei 2019.
Baca : Ledakan Bom Teroris di Bekasi, Suara Mirip Mercon Tapi Ada Api dan Berasap Tebal

Saat dihubungi terpisah, Kepala Kepolisian Resor Kota Bekasi, Komisaris Besar Indarto mengatakan penangkapan kedua terduga teroris buron itu merupakan pengembangan dari tertangkapnya seorang anggota kelompok Jamaah Ansharut Daulat berinisial SL (34) tahun di Babelan, Bekasi, Sabtu kemarin.

Sekitar pukul 04.34 WIB dalam sebuah ruko di Jalan Pondok Ungu Permai Sektor V, Kecamatan Babelan, Bekasi. SL masuk dalam daftar pencarian orang JAD Lampung. Dia diketahui kerap berpindah-pindah selama menjadi buron.

Dalam penangkapan SL, polisi menembak mati seorang terduga teroris. Selain itu, polisi juga menangkap seorang berinisial AN (20) dan MC (28) pada hari yang sama, namun tempat yang berbeda.
Simak juga :
Pria yang Meledakkan Diri di Bekasi Jaringan Teroris JAD

Tim Densus 88 menangkap terduga teroris AN di daerah Keramat Kedongdong, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, sekitar pukul 08.49 WIB, sementara MC ditangkap di Kelurahan Waringin, Tegal Timur, pukul 14.30 WIB. Keduanya diduga menyembunyikan anggota keompok JAD Lampung yang masih buron alias masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

ADAM PRIREZA | ADI WARSONO


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT