Cerita Seru Emak-emak Bantu Kejar Teroris: Tadinya Mau ke Pasar
TEMPO.CO | 07/05/2019 06:49
Lela Helayati, istri dari Ketua RT 01 RW 01, Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi turut mengikuti proses penangkapan teroris di wilayahnya. Tempo/Adi Warsono
Lela Helayati, istri dari Ketua RT 01 RW 01, Kelurahan Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi turut mengikuti proses penangkapan teroris di wilayahnya. Tempo/Adi Warsono

TEMPO.CO, Bekasi - Lela Helayati sedang bersama sejumlah ibu lainnya di ujung gang ketika sejumlah anggota Densus 88 Antiteror Polri datang berderap. Lela, istri ketua RT setempat, langsung mengikuti langkah para anggota densus itu kembali ke dalam gang begitu mengetahui ada terduga teroris yang sedang diburu.

Baca:
'Endgame' Terduga Teroris Bekasi: Sempat Dua Kali Lolos 

"Tadinya mau ke pasar, tapi balik lagi ikut ngejar dari gang depan," kata Lela Helayati, ketika ditemui di kediamannya di RT 01 RW 02, Kampung Cikunir, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu 5 Mei 2019.

Dalam pencariannya, Lela berpapasan dengan satu warganya, seorang emak-emak yang juga hendak ke pasar. Infonya, ada orang seperti sedang mengendap-endap sambil nafasnya tersengal. Lela segera membagikan info itu ke anggota tim Densus 88.

"Saya bilang, 'Pak di sini pak, jagain saja gang di sana dan gang sini'," ujarnya mengulangi arahan yang diberikannya ke arah Gang Idrus 1 dan Idrus 2.

Baca:
Sopir Ojek Online Dikira Teroris di Bekasi: Niat Saya Menolong 

Sejumlah polisi mengikuti arahannya itu, sempat bergerak menuju ke dalam gang. Lela dilarang ikut karena dianggap berbahaya. Tapi, upaya pencarian awal tak membuahkan hasil.

Lokasi terduga teroris terkepung lalu meledakkan diri di Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Minggu 5 Mei 2019, seperti ditunjukkan warga setempat. Tempo/Adi Warsono

Lela pun akhirnya bergerak menuju ke titik yang menjadi tempat bersembunyi terduga terorisme tersebut. "Saya lihat dari situ (gang antar rumah), ada beberapa kali tembakan, di sana ada tembakan (gang sebelahnya), di sini ada tembakan," ujar Lela mengisahkan.

Baca: 
Dua Teroris Bekasi yang Buron Meledakkan Diri, Ini Kata Polisi

Terduga teroris yang diketahui bernama Taripudin, 34 tahun, itu disebut polisi meledakkan diri karena sudah terpojok di gang buntu. Sempat muncul asap tebal dari tas ransel yang dibawa, disertai api cukup besar. Densus segera menyiramnya setelah meminta seember air.

"Takut pas tahu kalau itu teroris, apalagi katanya bawa bom," ujar Lela yang sudah menjadi pengurus RT sejak 2007 silam.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT