Ketika Saifullah Yusuf dan Emil Dardak Salat Gerhana Bersama
TEMPO.CO | 01/02/2018 00:50
Ketika Saifullah Yusuf dan Emil Dardak Salat Gerhana Bersama
Bakal calon Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (kanan)-Puti Guntur Soekarno (kedua kiri) mengepalkan tangan saat mendaftar di Kantor PDI Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, 10 Januari 2018. Pasangan Saifullah Yusuf -Puti Guntur Soekarno maju sebagai Cagub-Cawagub Jawa Timur yang diusung oleh PKB, PDI-P, PKS dan Gerindra. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, SURABAYA -Ada peristiwa menarik dalam Gerhana Bulan yang berlangsung Rabu 31 Januari 2018 malam ini. Bukan hanya pemandangan alam adanya gerhana merah, tapi juga karena di Masjid Agung Al Akbar Surabaya, Saifullah Yusuf dan Emil Elestianto Dardak terlihat menunaikan Salat Gerhana bersama masyarakat.

Dua calon peserta Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) 2018 yang didukung oleh koalisi partai politik yang berbeda ini tidak sengaja bertemu saat akan memasuki Masjid Agung Al Akbar Surabaya.

Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf, tiba lebih dahulu pada sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung menyempatkan menyaksikan fenomena gerhana bulan "Super Blue Blood Moon", melalui teropong yang disediakan di halaman depan Masjid Agung Al Akbar Surabaya.

BACA: Puti Guntur Ungkap Takdir dengan Saifullah di Makam Soekarno

Selang beberapa menit kemudian, Emil Elestianto Dardak didampingi istrinya Arumi Bachsin, juga tiba dan mengantre di belakang Gus Ipul untuk menyaksikan fenomena gerhana "Super Blue Blood Moon", melalui satu-satunya teropong yang disediakan Masjid Agung Al Akbar Surabaya itu.

Masyarakat yang menyaksikan pertemuan dua calon yang akan saling berhadapan pada Pilkada Jatim 2018 itu pun mendorong agar Emil dan istrinya untuk segera bergabung dengan Gus Ipul dan meneropong bersama-sama fenomena gerhana "Super Blue Blood Moon".

"Sebenarnya saya dan istri tadi mau mengantre di belakang Gus Ipul. Tapi orang-orang mendorong kami untuk meneropong fenomena gerhana bulan ini bersama Gus Ipul," ujar Emil, sambil tersipu.

Gus Ipul, Emil dan istrinya langsung memasuki Masjid Agung Al Akbar untuk kemudian menunaikan shalat gerhana bersama puluhan ribu warga Kota Surabaya dan sekitarnya.

Pihak panitia Masjid Agung Al Akbar mencatat sedikitnya 20 ribu umat muslim menunaikan shalat gerhana bulan pada malam hari itu.

Emil Dardak, usai menunaikan shalat gerhana, mengatakan, bersama istrinya baru saja pulang dari acara Anugerah Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LHE SAKIP) yang digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Bali.

Pasangan Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jatim 2018 yang diusung oleh Partai Demokrat, Golkar, Hanura, Nasdem, PPP, dan PAN, ini menghadiri Anugerah LHE SAKIP di Bali terkait jabatannya sebagai Bupati Trenggalek, Jawa Timur.

"Waktu mau pulang dari Bali tadi, saya dikabari oleh seorang teman di Falakiyah PW NU Jatim kalau di Masjid Al Akbar Surabaya ada kegiatan salat berjamaah gerhana bulan. Ya sudah, bersama istri akhirnya saya putuskan untuk mampir mengikuti salat jamaah gerhana bulan," katanya.

BACA:Pilkada Jawa Timur, Khofifah-Emil Bangun Rumah Aspirasi

Terlebih, lanjut dia, gerhana bulan malam ini tergolong langka, yang terjadi setelah lebih dari 150 tahun yang lalu. "Jadi sayang kalau dilewatkan," katanya.

Sedangkan Gus Ipul menghadiri salat gerhana bulan di Masjid Agung Al Akbar Surabaya terkait jabatannya sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur.

"Kita hadir di sini untuk bersama-sama memanjatkan syukur kepada Allah SWT," ujarnya, usai menunaikan salat gerhana bulan.

Disinggung terkait pertemuannya dengan Emil Dardakdi Masjid Agung Al Akbar Surabaya, pasangan Puti Guntur Soekarno di Pilkada Jatim 2018 yang diusung oleh PKB dan PDIP ini mengaku sebelumnya juga sudah pernah beberapa kali bertemu.

"Waktu menjalani tes kesehatan sebagai bakal calon gubernur Jatim di RSUD Dr Soetomo Surabaya beberapa waktu lalu, kami juga ketemu. Malam ini kami ketemu lagi. Tadi kami sempat ngobrol. Tapi obrolan kami tidak begitu membahas sesuatu yang signifikan," kata Saifullah Yusuf

 

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT