Myanmar Klaim Masih Bebas Virus Corona
TEMPO.CO | 23/03/2020 19:32
Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC
Ilustrasi 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV). REUTERS/CDC

TEMPO.CO, JakartaMyanmar masih mengklaim bebas dari wabah virus corona atau COVID-19 kendati negara-negara tetangganya sedang berjuang mengatasi penyebaran virus corona, termasuk Cina.

Kementerian Kesehatan Myanmar pada Jumat sore, 20 Maret 2020, mengatakan terhitung sejak Januari 2020 sebanyak 176 orang suspect virus corona sudah menjalani tes dan hasilnya tidak ada yang positif. Saat ini, ada 12 suspect virus corona yang masih menunggu hasil tes.

Dikutip dari english.kyodonews.net, kendati belum ada kasus virus corona, otoritas akan mengambil langkah – langkah untuk mencegah agar negara itu jangan sampai terjangkit wabah virus corona. Diantara langkah pencegahan yang diambil adalah adanya pemeriksaan suhu tubuh di beberapa mal, hotel dan restoran. Pada pertengahan Februari 2020, beberapa kali dilakukan pemeriksaan suhu tubuh di area parkir.

Pemerintah Myanmar yang dipimpin oleh Aung San Suu Kyi memutuskan membatalkan semua acara dan perayaan yang bisa membuat orang berkerumun. Acara yang ikut dibatalkan adalah acara tahunan festival air Thingyan yang seharusnya dilakukan pada pertengahan April 2020.

Myanmar juga telah memerintahkan agar biskop, bar dan tempat-tempat karaoke ditutup sampai akhir April 2020. Pemerintah Myanmar mengumumkan rencana pelonggaran pajak bagi sektor UMKM dan pinjaman dengan bunga rendah bagi sektor garmen agar pabrik-pabrik bisa tetap beroperasi dan meminimalkan dampaknya pada sektor ekonomi.

Pada Jumat, 20 Maret 2020, Myanmar juga mulai membekukan sementara sistem visa on arrival dan e-visa bagi semua WNA, dimana langkah ini bagian dari tindakan pencegahan virus corona. Myanmar memberlakukan pula karantina selama 14 hari bagi para pelancong yang baru tiba dari Amerika Serikat dan delapan negara di Eropa, termasuk Inggris.  

Myanmar berbagi wilayah perbatasan darat hampir 2.200 km dengan Cina, negara dimana virus corona pertama kali menyebar. Myanmar juga berbatasand dengan Thailand yang pada Sabtu 21 Maret 2020 mengkonfirmasi ada lebih dari 89 kasus virus corona di Negeri Gajah Putih itu. Myanmar berbatasan pula dengan India yang sudah mengkonfirmasi 270 kasus virus corona.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT