Anies: Patah Hati Mendalam Atas Berpulangnya Pakde Didi Kempot
TEMPO.CO | 05/05/2020 14:50
Penyanyi Didi Kempot saat dinobatkan sebagai Duta Pekerja Seni K3 Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi DKI Jakarta, Minggu 19 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq
Penyanyi Didi Kempot saat dinobatkan sebagai Duta Pekerja Seni K3 Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi DKI Jakarta, Minggu 19 Januari 2020. Tempo/Taufiq Siddiq

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya penyanyi Didi Kempot. Anies mengaku turut patah hati atas kepergian musisi dengan nama asli Dionisius Prasetyo itu.

"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Patah hati mendalam atas berpulangnya Pakde Didi Kempot," tulis Anies di akun twitternya Selasa, 5 Mei 2020.

Anies mengaku wafatnya Didi Kempot merupakan kehilangan besar bagi semuanya. Anies mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik.

"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan," kata dia.

Almarhum Didi kempot memiliki hubungan erat dengan Pemerintah DKI, pada Januari lalu, ia ditunjuk sebagai Duta Pekerja Seni dalam program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Ibu Kota.

Didi Kempot meninggal pada Selasa, 5 Mei 2020 pukul 07.45 WIB di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, Jawa Tengah. Penyanyi Didi Kempot meninggal tak lama setelah masuk rumah sakit.

"Beliau masuk rumah sakit pagi ini dalam kondisi tidak sadar," kata Asisten Manajer Humas Rumah Sakit Kasih Ibu Divan Fernandez di Solo.

Ia mengatakan Didi Kempot masuk ke rumah sakit ditemani oleh istri dan sopir. Rumah sakit menyatakan tidak tahu pasti mengenai riwayat penyakit Didi Kempot.

"Kalau masalah itu keluarga yang tahu. Untuk laporan dari IGD memang kondisinya sudah tidak sadar saat masuk," kata Divan.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT