LIPI Rekomendasikan Hidup Berdamai dengan Covid-19
TEMPO.CO | 19/05/2020 07:23
Warga melintas di kawasan pusat oleh-oleh bakpia di Pathuk, Yogyakarta, Jumat, 24 April 2020. Sepinya wisatawan akibat COVID-19, sebagian besar industri bakpia di kawasan Pathuk tutup dan merumahkan karyawannya. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko
Warga melintas di kawasan pusat oleh-oleh bakpia di Pathuk, Yogyakarta, Jumat, 24 April 2020. Sepinya wisatawan akibat COVID-19, sebagian besar industri bakpia di kawasan Pathuk tutup dan merumahkan karyawannya. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merekomendasikan strategi atau langkah-langkah agar bisa hidup bersama dengan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

"Kami sudah merekomendasikan bahwa bagaimana kita harus hidup bersama virus penyebab Covid-19 karena vaksin itu kemungkinan besar akan lama ditemukan," kata Kepala LIPI Laksana Tri Handoko dalam webinar, Jakarta, Senin, 18 Mei 2020.

Handoko menuturkan saat ini vaksin belum akan tersedia setidaknya sampai dengan akhir 2021

"Mau tidak mau kita memang harus hidup bersama Covid-19, sama dengan malaria, HIV, meskipun ini lebih sulit," ujar Handoko.

Handoko mengatakan masyarakat tidak bisa terus menerus berada dalam kondisi seperti saat ini karena kegiatan ekonomi akan sangat bermasalah. Maka mau tidak mau harus menerima realita bahwa masyarakat harus hidup berdamai dengan Covid-19 sampai vaksin ditemukan dan imunisasi massal dilakukan.

"Tinggal kita bagaimana mengubah pola hidup dan budaya dalam melakukan kegiatan ekonomi itu. Kita harus menetapkan protokol di sekolah, terminal, bandara, dan tempat-tempat lain," tuturnya.



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT