Hari Lahir Pancasila, Ahok: Kalau Dijalankan Indonesia Akan Maju
TEMPO.CO | 01/06/2020 15:42
Puput Nastiti Devi dan suami, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kompak berbusana motif batik merah saat mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H. Foto: Tangkapan layar Instagram.com/@basukibtp
Puput Nastiti Devi dan suami, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok kompak berbusana motif batik merah saat mengucapkan Selamat Idul Fitri 1441 H. Foto: Tangkapan layar Instagram.com/@basukibtp

TEMPO.CO, Jakarta - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengucapkan selamat hari lahir Pancasila yang jatuh pada Senin, 1 Juni 2020. Menurut dia, Pancasila adalah pondasi dalam bernegara.

"Jika kehidupan bernegara dijalankan dengan dasar nilai-nilai Pancasila, maka bangsa Indonesia akan semakin maju dan terus berjaya," ujar Basuki di akun instagram @basukibtp, Senin, 1 juni 2020.

Bersama tulisan itu, Basuki mengunggah gambar Burung Garuda dengan latar belakang berwarna putih dan hitam. Unggahan itu disukai 19.148 warganet dan mendapat 91 komentar.

Melalui akun pada fitur instastory yang sama, Basuki juga mengajak warganet untuk menyaksikan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila melalui siaran televisi.

Pada hari ini, Presiden Joko Widodo atau Jokowi melaksanakan upacara Hari Lahir Pancasila secara daring dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin, 1 Juni 2020. 

Hari Lahir Pancasila menjadi libur nasional di bawah keputusan pemerintahan Jokowi. Pada 2016, Jokowi meneken Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016 tentang hari hari lahir Pancasila sebagai libur nasional.

Dari pantauan Tempo lewat siaran langsung yang disiarkan di akun YouTube resmi Sekretariat Presiden, upacara digelar lewat video conference oleh beberapa pejabat negara. Seluruh pejabat yang diundang nampak mengenakan jas rapi dan berdiri di tempatnya masing-masing.

Upacara dibuka dengan mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Kemudian Ketua Majelis Pemusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo membacakan Pancasila. Adapun pembacaan pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dibacakan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani.

Nampak upacara juga diikuti oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila sekaligus Presiden Indonesia ke kelima Megawati Soekarnoputri, hingga seluruh menteri di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Dalam amanatnya, Jokowi menyampaikan pesan bahwa beratnya situasi saat ini. Pandemi Covid-19 yang menyerang Indonesia dan negara-negara lain di dunia, membuat kerja keras harus dilewati seluruh bangsa. Ia mengatakan hal ini yang menguji daya juang, kedisiplinan, kepatuhan, dab ketenangan Indonesia dalam mengambil langkah kebijakan yang tepat.

"Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur Pancasila tetap menjadi bintang penjuru, untuk menggerakkan kita semua," kata Jokowi. Upacara ditutup dengan nyanyian Lagu Garuda Pancasila.

CAESAR AKBAR | EGI ADYATAMA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT