Kemenkes Serahkan Bantuan Hazmat dan Masker untuk Pemkot Surabaya
TEMPO.CO | 01/06/2020 21:18
Sisiwa SMK memproses pembuatan baju pelindung diri (Hazmat Suit) di SMKN 2 Blitar, Jawa Timur, Kamis, 9 April 2020. Untuk pemenuhan kebutuhan alat pelindung diri (APD) dalam penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit umum dan swasta, pemda setempa
Sisiwa SMK memproses pembuatan baju pelindung diri (Hazmat Suit) di SMKN 2 Blitar, Jawa Timur, Kamis, 9 April 2020. Untuk pemenuhan kebutuhan alat pelindung diri (APD) dalam penanganan pasien COVID-19 di sejumlah rumah sakit umum dan swasta, pemda setempat menggandeng sejumlah SMK untuk memproduksi Hazmat Suit, masker medis, pelindung wajah (Face Shield), dan sejumlah APD lainnya. ANTARA/Irfan Anshori

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kota Surabaya, kembali menerima bantuan ribuan alat pelindung diri (APD) dan masker KN95 dari Kementerian Kesehatan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Jatim itu.

"Alhamdulillah bantuan ini akan digunakan untuk Kota Surabaya dan jajarannya, mudah-mudahan ini bisa membantu," kata Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Muhammad Budi Hidayat saat menyerahkan bantuan di Balai Kota Surabaya, Senin, 1 Juni 2020.

Ia memastikan ke depan akan terus memberikan perhatian untuk Kota Surabaya. Jika nantinya Surabaya masih membutuhkan bantuan serupa, tidak menutup kemungkinan Kemenkes akan kembali mengirim.

"Nanti kami lihat dari situasi yang berkembang, kami lihat apakah perlu ada lagi (bantuan), tergantung situasi," ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita menyampaikan bantuan dari Kemenkes ini langsung didistribusikan untuk rumah sakit rujukan dan nonrujukan serta beberapa fasilitas kesehatan (faskes).

"Bantuan ini intinya untuk penanganan Covid-19 di Kota Surabaya. Sebelumnya juga sudah ada 15 ribu bantuan (APD) dari Kemenkes, untuk distribusinya ke beberapa rumah sakit rujukan maupun nonrujukan, puskesmas dan beberapa faskes," katanya.

Adapun bantuan APD yang diterima Senin ini terdiri dari baju hazmat berjumlah 20.040 serta 10.000 masker KN95. Namun demikian, Kemenkes sebelumnya juga telah memberikan bantuan kepada Pemkot Surabaya berupa reagen PCR (Polymerase Chain Reaction) dan Kit berjumlah 4.000 serta 15 ribu APD.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT