Gibran Jokowi atau Purnomo ke Pilkada Solo? Ini Kekuatan Mereka
TEMPO.CO | 10/06/2020 08:45
Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Achmad Purnomo (tengah) berjabat tangan usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat
Bakal Calon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Achmad Purnomo (tengah) berjabat tangan usai mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di Kantor DPP PDI-P, Jakarta, Senin, 10 Februari 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Gibran Rakabuming Raka dan Achmad Purnomo sedang menanti keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk calon yang akan diusung dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada Solo. Keduanya bersaing memperebutkan rekomendasi calon kepala daerah dari DPP PDIP.

Purnomo direkomendasikan DPC Solo. Sedangkan Gibran Jokowi mencalonkan diri dari DPP Jawa Tengah. Siapa lebih unggul dan berpeluang lebih besar dipilih Mega? “Sulit melihat ke mana condongnya arah pilihan Megawati untuk saat ini,” kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Ari Junaedi, Selasa, 9 Juni 2020.

Gibran dinilai unggul karena latar belakang sebagai putra presiden, mewakili milenial dan sukses berkiprah di bisnis. Sedangkan Wakil Wali Kota Solo Achmad Poernomo dinilai unggul karena sarat pengalaman di birokrasi.

"Tapi siapapun yang dicalonkan partai berlogo banteng di Solo, dipastikan unggul di atas kertas," ujar Ari. Solo memang dikenal sebagai kandang banteng.

Bagaimana dengan para calon yang sedang bersaing itu? "Sebagai kader dan petugas partai, saya akan siap melaksanakan apapun keputusan Ibu (Mega)," ujar Purnomo saat dihubungi Tempo pada Selasa malam, 9 Juni 2020.

Seumpama Mega memberikan rekomendasi kepada Gibran, misalnya, Purnomo menyatakan akan tetap mendukung untuk konsolidasi pemenangan di Pilkada Solo. "Iya (mendukung apapun), tegak lurus, melaksanakan apapun putusan partai," ujar Purnomo.

 


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT