Kisah Haru, Suami Buat Ulang Tahun Pernikahan Sebelum Meninggal
TEMPO.CO | 14/06/2020 12:30
Ayah Alyssa Mendoza, kiri, mengirimkan e-mail ke putrinya sebelum dia meninggal yang meminta agar putrinya tetap menyiapkan ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Sumber: Facebook/mirror.co.uk
Ayah Alyssa Mendoza, kiri, mengirimkan e-mail ke putrinya sebelum dia meninggal yang meminta agar putrinya tetap menyiapkan ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Sumber: Facebook/mirror.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Alyssa Mendoza, warga Filipina, mengunggah ke Facebook pengalaman mengharukan yang dialaminya. Dia terkejut setengah mati menerima sepucuk surat elektronik (email) dari ayahnya yang sudah meninggal 10 bulan lalu yang meminta agar dibuatkan acara peringatan ulang tahun pernikahan.

Surat dari mendiang ayahnya itu sempat didiamkan Mendoza selama dua hari karena dia membutuhkan waktu untuk menguatkan hati membaca apa yang tertulis di email dari mendiang ayahnya itu. Email tersebut dibuat oleh ayah Mendoza sebelum dia meninggal dengan waktu pengiriman yang di-setting (diatur).

“Alyssa, tolong ikuti instruksi saya dalam email ini. Saya mengirimkan email ini pada mu dengan kemungkinan kondisi saya memburuk, yang semoga saja tidak demikian,” demikian bunyi paragrap awal surat dari mendiang ayah Mendoza yang ditulis sebelum meninggal.

Alyssa Mendoza mendapat kiriman e-mail dari ayahnya yang sudah meninggal 10 bulan lalu. E-mail itu pengirimannya disetting oleh ayahnya sebelum dia meninggal yang meminta agar putrinya tetap menyiapkan ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya. Sumber: Facebook/mirror.co.uk

Situs mirror.co.uk mewartakan dalam suratnya ayah Mendoza meminta putrinya agar membantunya merayakan ulang tahun pernikahannya dengan Ibu Mendoza yang ke-25.

Mendoza menggambarkan ayahnya adalah sosok yang sangat menyayangi ibunya dan cinta-kasih keduanya tak terhingga. Itu juga terlihat dari email terakhir yang dikirimkan ayahnya.

“Kedua orang tua saya seharusnya merayakan ulang tahun pernikahan mereka yang ke-25 bersama-sama, namun Tuhan berkehendak lain. Meski kedua tidak bersama secara fisik, meskipun ayah saya sudah tidak ada di dunia ini, dia selalu bisa memberikan kami kejutan dan membuat ibu saya Bahagia,"kata Mendoza, yang tidak menjelaskan penyebab ayahnya meninggal.

Mendoza mengatakan kematian bahkan tidak bisa menghentikan cinta ayahnya pada ibunya. Email yang dikirim itu pun memperlihatkan betapa ibunya sangat berarti bagi ayahnya. 

Dalam unggahannya di Facebook, Mendoza akhirnya menuruti permintaan ayahnya dengan mengkoordinir acara perayaan ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya yang ke-25. Dia memesan makanan, membeli bunga dan mendandani ibunya ke salon.

Dalam email ayahnya itu, Mendoza menyebut ayahnya memperingatkannya agar tetap bersikap baik pada ibunya dan jangan melakukan hal-hal bodoh. Mendoza mengunggah ke Facebook foto sebuah ruangan tempat dirayakannya pesta ulang tahun pernikahan ayah-ibunya dengan balon-balon dan ibunya berkeliling ruangan sambil menahan air mata.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT