Yurianto Sebut Tes Covid di Jakarta Lebih Tinggi Dibanding Jepang
TEMPO.CO | 20/06/2020 15:33
Warga mengikuti tes swab covid 19 di Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa 16 Juni 2020. Puskesmas Kecamatan Gambir mengadakan tes swab untuk warga dan pedagang pasar di kawasan Juanda untuk mendeteksi orang tanpa gejala dan mengantisipasi penyebaran virus co
Warga mengikuti tes swab covid 19 di Kecamatan Gambir, Jakarta, Selasa 16 Juni 2020. Puskesmas Kecamatan Gambir mengadakan tes swab untuk warga dan pedagang pasar di kawasan Juanda untuk mendeteksi orang tanpa gejala dan mengantisipasi penyebaran virus corona. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah tes Covid di DKI Jakarta lebih tinggi dibanding Thailand dan Jepang.

"Jakarta 17.000 sekian dibandingkan Thailand 6.000 sekian, Jepang 2.000 sekian, Korea sekitar 22.000 artinya tidak terlalu jauh dengan kita," kata Yurianto dalam gelar wicara virtual "Jumlah Testing Indonesia per Satu Juta Penduduk" yang diselenggarakan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kantor Graha BNPB, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2020.

Yurianto mengatakan memang jika melihat Indonesia secara keseluruhan sebagai negara besar, maka jumlah pemeriksaan Covid-19 dengan metode polymerase chain reaction (PCR) masih di angka 2.095 per satu juta penduduk per tanggal 18 Juni 2020.

"Rata-rata seluruh Indonesia dibandingkan rata-rata seluruh Amerika Serikat, Italia, Jepang 'totally' (secara total) maka memang data kita di angka 2.095," tutur Yurianto.

Tes Covid-19 diperlukan dalam rangka menemukan sumber infeksi di tengah masyarakat untuk bisa mencegah penyebaran.

Pemerintah Indonesia berupaya melakukan tes Covid-19 secara masif dan meningkat secara kuantitas ke depannya. Pemerintah menargetkan 20.000 tes dalam sehari.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT