Per 29 Juli Semua Bioskop Buka Kembali dengan Protokol New Normal
TEMPO.CO | 08/07/2020 08:59
Seorang staf mendisinfeksi tempat duduk sebagai persiapan pembukaan kembali bioskop di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Juni 2020. Pemerintah Malaysia mengizinkan bioskop dan teater untuk beroperasi kembali mulai 1 Juli mendatang. (Xinhua/Chong Voon Chung)
Seorang staf mendisinfeksi tempat duduk sebagai persiapan pembukaan kembali bioskop di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 26 Juni 2020. Pemerintah Malaysia mengizinkan bioskop dan teater untuk beroperasi kembali mulai 1 Juli mendatang. (Xinhua/Chong Voon Chung)

TEMPO.CO, Jakarta - Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mengumumkan bahwa jaringan bioskop di seluruh Indonesia serentak akan beroperasi kembali mulai 29 Juli 2020. Pengusaha bioskop membutuhkan waktu 2-3 minggu untuk menyiapkan penerapan protokol kesehatan di dalam bioskop di masa new normal ini.

Adapun jaringan bioskop yang tergabung dalam GPBSI dan segera beroperasi kembali adalah Cinema XXI, CGV, Cinepolis, Dakota Cinema, Platinum dan New Star Cineplex. "Para pelaku industri bioskop telah berdiskusi dan sepakat untuk kembali operasional terhitung mulai Rabu 29 Juli 2020, serentak di seluruh Indonesia," Ketua GPBSI Djonny Syafruddin melalui siaran pers, Rabu 8 Juli 2020.

Pembukaan bioskop dilaksanakan terkait dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 serta Surat Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 02/KB/2020 tentang Panduan Teknis Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Bidang Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif dalam Masa Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19.

Saat ini, pengusaha bioskop tengah menyiapkan materi komunikasi dan sosialisasi penerapan protokol new normal di lingkungan bioskop. Pengelola juga menggelar proses edukasi dan pelatihan internal terkait penerapan protokol kenormalan baru di lingkungan bioskop kepada seluruh karyawan yang akan bertugas.

Selain itu, diperlukan komunikasi kepada industri film, seperti rumah-rumah produksi, Hal ini terkait dengan kesiapan film serta materi promosi yang akan dilakukan setelah bioskop dapat kembali aktif beroperasi.

"Mari kita bersama-sama berdoa agar setiap persiapan dapat berjalan dengan baik sehingga bioskop dapat kembali melakukan kegiatan operasional dan dapat kembali memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan sektor ekonomi kreatif khususnya industri perfilman Tanah Air," kata Djonny.

BISNIS


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT