Edhy Prabowo Beri Bantuan Percontohan Penyuluhan Budidaya Lobster
TEMPO.CO | 11/07/2020 17:30
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kedua kanan) meninjau kapal pencuri ikan berbendera Vietnam di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (kedua kanan) meninjau kapal pencuri ikan berbendera Vietnam di Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Pontianak di Sungai Rengas, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Kamis, 9 Januari 2020. Kementerian Kelautan dan Perikanan menangkap tiga kapal pencuri ikan berbendera Vietnam beserta 36 ABK di Laut Natuna Utara. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyerahkan bantuan unit percontohan penyuluhan budidaya lobster bagi Pokdakan Pesona Bahari, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Bantuan senilai Rp 65 juta tersebut terdiri atas enam unit karamba dasar untuk budidaya lobster, sarana prasarana budidaya lobster, 600 ekor benih lobster pasir dan mutiara, dan pakan untuk satu siklus produksi lobster.

“Kita ingin meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan dari hulu ke hilir serta kelestarian lingkungan karena ekosistem lobster dijaga dan diatur,” kata Edhy dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2020.

Dia menyebut, bantuan itu diberikan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam hal ini KKP untuk mengembangkan budidaya lobster di dalam negeri. Dirinya juga telah mengeluarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 12 Tahun 2020 untuk mendorong kesejahteraan dan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membudidayakan lobster.

Edhy Prabowo menegaskan, KKP siap memberikan dukungan dan pembinaan bagi kelompok masyarakat yang ingin membudidayakan lobster, termasuk memberi kemudahan pada akses permodalan. “Silakan laporkan jika ada kebutuhan alat atau kesulitan-kesulitan, termasuk kesulitan untuk penambahan modal. KKP siap dampingi untuk mengakses ke BLU (LPMUKP)," ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala BRSDM KKP, Sjarief Widjaja menyampaikan harapan agar berbagai inovasi percontohan kegiatan budidaya lobster yang ada dapat menjadi solusi yang dibutuhkan masyarakat pembudidaya. Menurut dia, Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan Gondol belum lama ini membuat percontohan inovasi pakan pembesaran lobster pasir. Di Banyuwangi, ada percontohan budidaya lobster keramba dasar.

"Jika kedua percontohan ini menunjukkan hasil yang baik, maka keduanya bisa dikolaborasikan dan diadopsi secara luas di seluruh wilayah Indonesia," kata Sjarief.

Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan (Puslatluh KP) Lilly Aprilya Pregiwati mengatakan dengan bantuan itu, diharapkanpercontohan penyuluhan budidaya lobster berlangsung efektif, sesuai dengan kebutuhan masyarakat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Menurutnya, penyuluh perikanan yang ada siap memberikan pendampingan kepada pelaku usaha pembudidaya lobster tentang penguatan kelembagaan, perizinan, akses informasi dan teknologi, serta akses modal dan akses pasar.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT