PKS dan Demokrat Makin Akrab, Banyak Berkoalisi di Pilkada 2020
TEMPO.CO | 25/07/2020 07:45
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kiri) berpose usai melakukan pertemuan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020. Pertemuan tersebut untuk bersilaturahim dengan pengurus DPP PK
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kanan) dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kiri) berpose usai melakukan pertemuan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020. Pertemuan tersebut untuk bersilaturahim dengan pengurus DPP PKS dan membahas isu-isu kebangsaan serta Pilkada serentak 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bertemu untuk membahas peluang kedua partai berkoalisi dalam Pilkada 2020. Sohibul mengatakan dari 270 daerah yang menyelenggarakan Pilkada, PKS dan Demokrat berkoalisi di banyak daerah.

"Jadi angkanya saya kira cukup banyak," katanya dalam konferensi pers usai pertemuan di Kantor DPP PKS, Jumat, 24 Juli 2020.

Sohibul tidak ingat pasti berapa daerah yang kedua partai sudah sepakat dan dalam penjajakan untuk berkoalisi. Terlebih PKS baru mengeluarkan 170-an surat keputusan dukungan terhadap pasangan calon kepala daerah.

Beberapa daerah yang menyatukan PKS dan Demokrat, kata Sohibul, adalah Tangerang Selatan, Siak, Medan, Kepulauan Riau, Depok, Cianjur, Karawang, dan Kabupaten Bandung.

Sohibul menuturkan DPP PKS memberikan kebebasan kepada pengurus daerah untuk berkoalisi dengan partai manapun. Menurut dia, yang perlu dipikirkan saat membangun koalisi adalah memperhatikan kondisi di daerah tersebut dan kepentingan masyarakat.

Banyaknya koalisi dengan Demokrat ini, kata Sohibul, tak lepas dari keakraban dua partai yang pernah bersama-sama selama 10 tahun di pemerintahan. "Oleh sebab itu maka PKS di beberapa tempat itu memiliki suasana kebatinan yang sangat baik dengan Demokrat," ucap dia.

AHMAD FAIZ


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT