Trending Bisnis: Pasien Covid 28 Tahun Wafat, Kontroversi Jouska
TEMPO.CO | 27/07/2020 06:32
Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS
Ilustrasi swab test atau tes usap Covid-19. REUTERS

TEMPO.CO, Jakarta - Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang hari Senin, 27 Juli 2020, dimulai dari meninggalnya karyawan PT Djakarta Lloyd (Persero) di usia 28 tahun karena covid, bantuan baru Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan Rp 10 miliar baru 10 ribu Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Graduasi.  

Selain itu ada juga berita tentang cara mendapatkan modal usaha bagi keluarga miskin dan unggahan kontroversial Jouska. Sedikitnya ada lima topik tersebut paling banyak menyedot perhatian pembaca di kanal Bisnis kemarin.

Berikut selengkapnya lima berita bisnis yang trending tersebut:

1. Ketua Satgas Covid Djakarta Lloyd Wafat di Usia 28 karena Corona

Seorang karyawan berusia 28 tahun yang bekerja di PT Djakarta Lloyd (Persero) meninggal lantaran terinfeksi virus Corona. Karyawan itu merupakan Kepala Cabang Djakarta Lloyd Surabaya sekaligus Ketua Satgas Covid-19 dan Ketua Satgas Logistik Tol Laut di kantornya.

"Beliau banyak berhubungan dengan orang dan memiliki riwayat penyakit lambung kronis," kata Direktur Utama Djakarta Lloyd Suyoto saat dihubungi Tempo, Ahad, 26 Juli 2020.

Suyoto menduga penularan ter-suspect dari lingkungan keluarga. Sebab, istri mendiang yang tengah hamil juga positif tertular virus Corona dengan status orang tanpa gejala atau OTG. Dia memastikan istri karyawannya itu sudah dalam fase pemulihan dan diisolasi sesuai dengan protokol Covid-19.

2. Penerima PKH Bisa Dapat Modal Usaha Rp 3,5 Juta, Syaratnya?

Warga miskin yang menjadi penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) bisa mendapatkan bantuan baru sebesar Rp 3,5 juta per keluarga. Uang ini diberikan Kementerian Sosial sebagai modal untuk mengembangkan usaha keluarga.

"Ini adalah bentuk intervensi pemerintah kepada penerima PKH yang memiliki usaha," kata Menteri Sosial Juliari Batubara dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2020.

Pada tahap pertama, keluarga penerima PKH ini akan mendapatkan uang dalam program Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU) terlebih dahulu. Besarnya Rp 500 ribu per keluarga. Bantuan diberikan untuk 10 ribu keluarga yang baru saja merintis usaha. Sehingga, total anggarannya mencapai Rp 5 miliar.

3. 10 Ribu Keluarga Penerima PKH Dapat Bantuan Usaha Rp 5 Miliar

Sebanyak 10 ribu Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) Graduasi yang tengah membangun atau merintis usaha akan mendapat bantuan senilai Rp 5 miliar. Bantuan ini diberikan melalui Program Kewirausahaan Sosial (Prokus), Bantuan Stimulan Insentif Modal Usaha (BSIMU).

"Program kewirausahaan ini memang merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan para KPM PKH Graduasi yang memiliki rintisan usaha," kata Menteri Sosial Juliari Batubara dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 25 Juli 2020.

Bantuan itu adalah bantuan baru. Sebelumnya, 10 juta keluarga miskin penerima PKH juga sudah mendapatkan bantuan dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di tengah Covid-19 sebesar Rp 37,4 triliun.

4. Penerima PKH Dapat Modal Usaha Tahap Pertama 500 Ribu, Caranya?

Keluarga miskin penerima Program Keluarga Harapan (PKH) Graduasi kini bisa mendapatkan bantuan modal usaha tahap pertama sebesar Rp 500 ribu per keluarga. Anggaran Rp 5 miliar disiapkan untuk 10 ribu keluarga.

"Bisa daftar ke Dinas Sosial," kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto saat dihubungi Tempo di Jakarta, Ahad, 26 Juli 2020.

Selanjutnya, Dinas Sosial akan mengajukan daftar keluarga penerima ke Kementerian Sosial. Nanti, barulah uang tersebut cair dan diberikan ke keluarga penerima.

5. 3 Unggahan Kontroversial Jouska, Di Antaranya Persalinan 166 Juta

Nama PT Jouska Financial Indonesia belakangan terus menjadi buah bibir dan kasus Jouska banyak menyita perhatian publik. Tak sedikit warganet tertarik dengan sejumlah topik dan unggahan di media sosialnya dan akhirnya menjadi klien perusahaan perencanaan keuangan tersebut. 

Meski begitu, tak jarang postingan Jouska juga menimbulkan kontroversi lalu viral diperbincangkan warganet. Sebelum mencuatnya kasus pelaporan klien yang mengalami kerugian investasi saham, lewat Minjou atau admin jouska yang mengelola akun instagram @jouska_id ini cukup aktif memperbarui berbagai informasi di instagram.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT