Covid-19 Singapura Bertambah saat Peringatan Hari Kemerdekaan
TEMPO.CO | 09/08/2020 17:36
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong bersama istrinya Ho Ching, saat tiba di tempat pemungutan suara saat pemilihan umum di Singapura, 10 Juli 2020. Sekitar 1.100 tempat pemungutan suara di seluruh negara-kota disiapkan untuk menggelar pemilu dengan
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong bersama istrinya Ho Ching, saat tiba di tempat pemungutan suara saat pemilihan umum di Singapura, 10 Juli 2020. Sekitar 1.100 tempat pemungutan suara di seluruh negara-kota disiapkan untuk menggelar pemilu dengan mengedepankan protokol kesehatan. REUTERS/Edgar Su

TEMPO.CO, Singapura – Otoritas Singapura melaporkan jumlah kasus Covid-19 di negara kota ini melewati 55 ribu dengan 175 kasus baru pada Ahad, 9 Agustus 2020. Ini terjadi seiring peringatan Hari Nasional atau Hari Kemerdekaan Singapura ke – 55 pada Ahad ini.

Ada satu kasus penyebaran di dalam masyarakat dan tiga kasus impor. Kasus impor ini terkait kedatangan warga dari luar negeri ke Singapura. Otoritas telah memberi tahu warga terkait agar menjalani karantina rumah saat tiba.

Kementerian Kesehatan juga melaporkan kasus Covid-19 terbanyak di Singapura terjadi di klaster asrama pekerja S11 dengan 2,846 orang terpapar.

Kasus pertama terkait klaster ini dilaporkan sekitar empat bulan lalu. Sedangkan kasus terakhir Covid-19 terkait klaster ini tercatat pada Sabtu kemarin.

Dalam peringatan Hari Kemerdekaan Singapura, PM Lee Hsien Loong, meminta warga untuk bersatu dan kokoh dalam menghadapi pandemi Covid-19. Dia juga mengatakan negaranya akan bisa melewati krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 ini seperti melewati kasus-kasus krisis ekonomi sebelumnya.


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT