Alasan Kemenhub Kembalikan Penerbangan Jet dari Bandara Kertajati ke Bandung
TEMPO.CO | 18/08/2020 07:51
Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 24 Mei 2018. Proyek Infrastruktur yang dibangun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini diduga melanggar HAM. ANTARA/M Agung Rajasa
Suasana bangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jawa Barat, 24 Mei 2018. Proyek Infrastruktur yang dibangun di era pemerintahan Presiden Joko Widodo ini diduga melanggar HAM. ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengembalikan sejumlah penerbangan maskapai niaga berjadwal jenis jet dari Bandara Internasional Jawa Barat atau Bandara Kertajati ke Bandara Husein Sastranegara Bandung mulai 20 Agustus 2020. Kebijakan itu berkaitan dengan upaya pemerintah meningkatkan kembali animo masyarakat untuk melakukan perjalanan menggunakan transportasi udara.

"Karena kondisi performance maskapai drop banget. Kami mau picu lagi supaya kembali seperti semula, namun bertahap," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto saat dihubungi Tempo, Selasa, 18 Agustus 2020.

Novie menjelaskan, saat ini performa pergerakan penumpang maskapai baru menyentuh 48 persen secara nasional. Dengan pemindahan penerbangan ini, Novie berharap masyarakat yang ingin melalukan perjalanan ke Bandung atau keluar dari Bandung dipermudah.

Meski demikian, Novie memastikan pengalihan penerbangan bersifat sementara. Kementerian akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali setelah kebijakan berjalan.

Selanjutnya, Novie memastikan Bandara Kertajati tetap melayani penumpang. "Jadi ini akan memberikan alternatif. Kalau mau terbang dari dan ke Kertajati silakan. Soal rute pemindahan, kami tidak membatasi," katanya.

Pengalihan kembali penerbangan jet dari Kertajati ke Bandung termaktub dalam surat Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.004/3/20/DRJU.DAU.2020. Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Iwan Winaya Bahdar menuturkan, bandaranya terakhir kali melayani penerbangan jet pada Juni 2019. Kala itu, seluruh penerbangan pesawat komersial dengan armada jet dialihkan ke Bandara Kertajati.

"Di tengah pandemi ini, regulator kembali melakukan penataan rute,” katanya.

Adapun maskapai yang sudah mengkonfirmasi akan kembali mengoperasikan pesawat jetnya di Bandara Husein Sastranegara adalah Lion Air untuk rute dari dan ke Medan, Denpasar, Balikpapan, serta Makassar. Lalu, Citilink untuk rute dari dan ke Palembang, Pekanbaru, Denpasar, Medan, serta Banjarmasin.

Selain penerbangan jet domestik, Bandara Husein Sastranegara dapat melayani penerbangan berjadwal luar negeri, penerbangan tidak berjadwal dalam dan luar negeri, serta penerbangan bukan niaga dalam dan luar negeri.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA

Baca juga: Bandara Kertajati Tetap Layani Operasional Maskapai Saat PSBB



REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT