Covid-19, Argentina Bakal Pungut Pajak Orang Kaya Rp 58 Triliun
TEMPO.CO | 29/08/2020 05:33
Petugas pembersih menggunakan desinfektan di pintu masuk stasiun kereta bawah tanah saat warga mengantre untuk memasuki pusat transfer Constitucion, salah satu yang terpenting di kota, sebagai langkah menanggulangi penyebaran COVID-19 di Buenos Aires, Arg
Petugas pembersih menggunakan desinfektan di pintu masuk stasiun kereta bawah tanah saat warga mengantre untuk memasuki pusat transfer Constitucion, salah satu yang terpenting di kota, sebagai langkah menanggulangi penyebaran COVID-19 di Buenos Aires, Argentina, Kamis 19 Maret 2020. ANTARA/REUTERS/Matias Baglietto/am

TEMPO.CO, Buenos Aires – Pemerintah Argentina menargetkan pengumpulan dana segara sekitar 300 miliar peso atau sekitar Rp58,2 triliun lewat pengenaan pajak kepada kalangan orang kaya.

Dana ini akan digunakan untuk membayar kegiatan penanganan pandemi Covid-19, mendukung pengusaha kecil dan mendorong eksplorasi energi.

Pengurus partai berkuasa yaitu Partai Frente de Todos mengatakan mengajukan usul kontribusi luar biasa dari orang yang memiliki kekayaan lebih dari US$2,7 juta  atau sekitar Rp40 miliar, yang jumlahnya sekitar 12 ribu orang.

Pajak ini dimulai dari 2 persen dan akan naik tergantung jumlah aset yang dimiliki. Aset yang berada di luar negeri akan terkena tingkat pajak lebih tinggi.

“Ada kesepakatan global bahwa mekanisme pengumpulan pajak sangat terdampak oleh jatuhnya aktivitas ekonomi,” begitu pernyataan Partai Frente de Todos.

Pemerintahan Presiden Alberto Fernandez, yang berkuasa sejak Desember 2020, mengalami resesi ekonomi Argentina. Ini terlihat dari tingginya tingkat inflasi dan jatuhnya nilai tukar mata uang peso terhadap dolar.

Sumber:

https://www.reuters.com/article/us-argentina-tax-rich/argentina-eyes-tax-on-the-rich-to-raise-4-billion-for-pandemic-response-idUSKBN25O2V8?il=0


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT