Kota Bogor-BNN Matangkan Rencana Lido Jadi RS Rujukan Pasien Covid-19
TEMPO.CO | 06/09/2020 03:44
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau kawasan wisata Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu (15/7/20). Lido didorong menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata pertama di Jabar. (Foto: Pipin/Humas Jabar)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau kawasan wisata Lido di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Rabu (15/7/20). Lido didorong menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata pertama di Jabar. (Foto: Pipin/Humas Jabar)

TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Kota Bogor masih mematangkan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memanfaatkan fasilitas milik BNN di Lido Kabupaten Bogor sebagai tempat isolasi khusus pasien Covid-19.

"Kesepakatannya sudah hampir final dan dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno di Kota Bogor, Sabtu.

Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, tim dari Dinas Kesehatan Kota Bogor sudah melakukan observasi ke lokasi di Lido yang memiliki 122 tempat tidur dan dinilai layak sebagai lokasi isolasi khusus.

Di sisi lain, kata dia, Dinas Kesehatan juga perlu menyiapkan tenaga kesehatan dan tenaga pendukung yang akan bertugas di lokasi tersebut, jika nantiya sudah difungsikan sebagai tempat isolasi khusus.

Retno menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bogor menyiapkan lokasi isolasi khusus di luar fasilitas pelayanan kesehatan atau rumah sakit untuk mengantisipasi adanya lanjutan kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.

Komunikasi antara Pemerintah Kota Bogor dengan BNN untuk menyiapkan lokasi di Lido sebagai lokasi isolasi khusus, menurut Retno, bukan baru saat ini dilakukan, tapi sudah sejak Mei lalu.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bogor juga menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk penyediaan ruang rawat inap bagi pasien Covid-19, baik di rumah sakit maupun di luar rumah sakit, serta menggencarkan penerapan protokol kesehatan terutama di perbatasan.

Perjanjian kerja sama kedua daerah itu disepakati dan ditandatangani pada pertemuan antara Wali Kota Bogor Bima Arya dan Bupati Bogor Ade Yasin di Hotel Melchior, Kebun Raya Bogor, di Kota Bogor, Jumat 4 September 2021.

ANTARA


REKOMENDASI BERITA

BERITA TERKAIT